Suara Angklung Bergema Hingga ke Negeri Ginseng

Posted by lenidisini On August - 22 - 2009

By: Suci Lestarini Nurhayati, Mahasiswa Fasilkom UI 2005, delegasi HPAIR 2009 Academic Conference: Education Workshop

“I especially enjoyed your musical performance. You all sounded like angels”, begitulah testimoni salah seorang peserta konferensi akademis HPAIR dari Korea, Hyejin Jeon. Dapat dikatakan bahwa sebagian besar peserta konferensi akademis yang diadakan oleh Universitas Harvard dan Universitas Sungkyunkwan (Korea) benar-benar terbius oleh performa delegasi Indonesia pada malam kebudayaan, 16 Agustus 2009 malam. Para peserta konferensi yang berasal dari hampir seluruh negara di dunia, seperti Jepang, Korea, Cina, Malaysia, Singapura, India, Bangladesh, Abu Dhabi, Amerika Serikat, Jerman, Rusia, Kanada, dan lain-lain menyatakan ketertarikkannya terhadap performa yang dibawakan oleh delegasi HPAIR dari Indonesia.

HPAIR (Harvard Project for Asia and International Relations) Academic Conference sendiri merupakan sebuah konferensi tahunan yang diselenggarakan oleh Universitas Harvard bekerjasama dengan salah satu universitas di negara penyelenggara. Bahasan-bahasan dalam HPAIR Academic Conference 2009 yang lalu antara lain meliputi isu-isu sosial politik hangat yang terjadi di negara-negara Asia. Dibagi-bagi ke dalam beberapa sesi workshop yang bertemakan Security, Leadership, International Political Economy, Education, dan Global Health, sebanyak kurang lebih 400 peserta mendapatkan tambahan ilmu dari beberapa profesor dan ahli di bidangnya masing-masing. Acara diskusi dalam grup, presentasi paper, juga field trip ke beberapa tempat yang dinilai menyimpan nilai sejarah pun menambah asupan ilmu dan ruang untuk berbagi ide antar para peserta.

Tidak kalah ketinggalan, terdapat sebuah sesi khusus yang diperuntukkan untuk saling berbagi cerita dan mempertunjukkan kekayaan budaya masing-masing negara. Diwadahi dalam sebuah malam kebudayaan internasional, ketika itu, delegasi Indonesia yang terdiri dari 5 orang mahasiswa Universitas Indonesia dan 1 orang mahasiswa Universitas Brawijaya membawakan sebuah pertunjukkan musik sederhana dengan bermain angklung. Ketika itu, delegasi Indonesia juga turut berkolaborasi bersama dengan 1 orang delegasi Malaysia dan juga 1 orang Bangladesh yang memainkan kendang. Lagu asli Indonesia Suwe Ora Jamu dan sebuah lagu barat Twinkle-Twinkle Little Stars bergema cukup apik malam itu. Selain memainkan alat musik, para delegasi Indonesia juga memanfaatkan momen tersebut untuk memperkenalkan angklung, alat musik tradisional Indonesia yang berasal dari Jawa Barat dengan turut serta mengajak para delegasi dari seluruh dunia untuk belajar memainkan angklung bersama-sama di atas panggung. Interaktivitas tersebut mendapatkan respon yang sangat hangat dan positif dari hampir semua delegasi HPAIR yang lain. Mereka menyatakan ketertarikkannya untuk dapat mengunjungi Indonesia suatu hari nanti.

CIMG5075

Delegasi korea berpose bersama angklung di malam kebudayaan

angklung

Delegasi Indonesia mengajak para delegasi lainnya untuk mencoba bersama memainkan Twinkle-Twinkle Litlle Stars dengan angklung

CIMG5162

Delegasi Indonesia untuk HPAIR 2009

Diharapkan dengan acara-acara semacam ini, hubungan baik antar negara dapat dijembatani sejak dini. Pertukaran ide dan pertunjukkan budaya masing-masing negara pun dapat diakomodasi dalam sebuah wadah yang edukatif dan menjunjung nilai toleransi.

Related posts:

  1. Angklung Didaftarkan ke UNESCO Masih berhubungan dengan angklung, Saung Angklung Udjo mulai mendaftarkan angklung...
  2. Angklung (1) Guys, sebagai anak muda Indonesia yang ganteng-ganteng dan cantik-cantik, pasti...
  3. Angklung (2) BACA TULISAN SEBELUMNYA: Angklung (1) Kebangkitan Sejak dihapuskannya Cultuurstelsel, larangan...
  4. Lagu Indonesia Raya Bergema di Werpeloh Jerman Lagu Indonesia Raya yang dipersembahkan Orchestra warga Jerman dari Werpeloh...
  5. Meraih Mimpi – Film Animasi Layar Lebar Pertama Karya Anak Negeri Sumber: link Indonesia akhirnya berhasil membuat sebuah film animasi...

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

3 Responses to “Suara Angklung Bergema Hingga ke Negeri Ginseng”

  1. havban says:

    Congratz lancar acaranya.. :)

    Kemaren dibantu mba Lisa?

    o ya.. kok gak kasih kabar kalo dah sampe? kirain gak jadi..

  2. @havban:

    terimakasih kak.. alhamdulillah lancar :)
    kemaren dibantu sama kak rusdi, mba liyu, mba ria, dan kak didit
    hehe, sori yah lupa ngasih kabar lagi :)

  3. neng®atna says:

    luar biasa. jadi semangat nih ngeblognya:D

Leave a Reply

Promosi Pariwisata Indonesia, Yuk!

Promosi Pariwisata Indonesia, Yuk!

Berbicara tentang Indonesia, kita juga bisa berbicara yang indah-indah. Bukan maksud hati untuk mengesampingkan segala hal... 
Saat Ini Warga Miskin di Jatim Gratis Berobat

Saat Ini Warga Miskin di Jatim Gratis Berobat

Meski surat keterangan tidak mampu (SKTM) tidak diberlakukan lagi, ada kabar gembira bagi warga miskin di Jatim. Sejak 1... 
Kendal Miliki Open Source Sendiri

Kendal Miliki Open Source Sendiri

Meski bukan kota besar, Kendal berani untuk mandiri dalam hal penggunaan software komputer. Bahkan kota kecil di Jawa Tengah... 
Yogyakarta Pusat Seni Rupa Asia Tenggara

Yogyakarta Pusat Seni Rupa Asia Tenggara

Bersama Kota Manila di Filipina, Yogyakarta saat ini menjadi pusat seni rupa di Asia Tenggara. Dalam level yang berbeda,... 
Enter the video embed code here. Remember to change the size to 310 x 250 in the embed code.

TAG CLOUD

POPULAR

  • Dukung Indonesia Berprestasi

    Indonesia Berprestasi

  • Gabung Jadi Volunteer/Kontributor di Milis Kami!

  • Indonesia Berprestasi on Facebook!

  • Follow us on Twitter!

  • Dukung Internet Sehat

    Internet Sehat
  • Categories

  • Indonesia Berprestasi Didukung dan Mendukung: