Wayang Multikultur Memukau Surabaya

Posted by indonesiaberprestasi On August - 29 - 2009

Saya menemukan sebuah artikel di Detik tentang pagelaran wayang yang melibatkan multietnis untuk memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia. Rasanya begitu bangga diri ini akan budaya daerah yang dimiliki Indonesia, yang tidak hanya bisa diapresiasi oleh warga daerah tersebut, tetapi juga bisa diapresiasi oleh masyarakat daerah lainnya. Contoh hal ini dapat dilihat dari pagelaran wayang multietnis bertemakan Gatot Kaca yang dibawakan oleh tiga orang dalang dari etnis berbeda.

Tiga dalang itu yakni Ki Entus Sumasono yang mewakili etnis Jawa, Ki Tee Boen Liong yang mewakili etnis China dan Ki Jayus Musa Al Jambari yang merupakan keturunan Arab. Perpaduan ketiganya menggambarkan persatuan Indonesia. ”Kami harapkan dengan pagelaran wayang ini bangsa Indonesia bisa bersatu tanpa membedakan etnis dan agama,” kata Ki Tee Boen Liong kepada wartawan sebelum pementasan Wayang Multikultur di Halo Surabaya, Jalan Bubutan.

Dalam pagelaran yang dihadiri oleh ratusan warga Surabaya juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Pemprov Jatim Rasiyo dan Wakil Walikota Arif Affandi. Penonton disuguhi pertunjukan wayang yang benar-benar lintas etnis. Selain dalang yang terdiri dari 3 etnis berbeda juga terdapat seorang sinden yang berasal dari Amerika Serikat. Di sela-sela pertunjukkan wayang juga ditampilkan kesenian Barongsai dan Reog Ponorogo. Penontonnya pun terdapat beberapa orang asing diantaranya dari Yunani.

Penampilan pertama dari Tee Boen Liong dan Jayus Musa Al Jambari. Tee menyelipkan beberapa kata China diantara bahasa Jawa halusnya seperti Ni Ho Ma yang artinya apa kabar. Kontan saja penyelipan kata China itu membuat penonton tertawa terbahak-bahak. Sebelum acara Ki Entus Sumasono menyatakan bahwa acara ini merupakan acara persatuan budaya, etnis dan agama. Ia menjelaskan, lakon Gatotkaca ini dipilih karena bangsa Indonesia khususnya Surabaya memerlukan pemimpin yang adil dan bijaksana.

Sumber: detik

Related posts:

  1. Batik dan Wayang Kulit Sedot Perhatian Besar di Ibukota Kebudayaan Eropa Sumber Gambar: link Di ibukota kebudayaan Eropa, Riga, malam...
  2. Canting Batik Elektrik “Made In” Arek Surabaya Sumber: link Ya, satu lagi hasil kreativitas anak bangsa...
  3. Asia Star Award 2009 Diraih Mahasiswa Petra Surabaya Asia Star Awards 2009 yang diadakan di Shanghai, China pada...
  4. Batik, Wayang, Keris, Jadi Warisan Budaya Dunia Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Budaya Dunia (United Nations Educational,...
  5. Rombongan Kesenian Indonesia Tampil Memukau di Hungaria Gyongyos – “Rombongan kesenian anda sungguh hebat dalam festival ini,”...

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

Leave a Reply

Promosi Pariwisata Indonesia, Yuk!

Promosi Pariwisata Indonesia, Yuk!

Berbicara tentang Indonesia, kita juga bisa berbicara yang indah-indah. Bukan maksud hati untuk mengesampingkan segala hal... 
Saat Ini Warga Miskin di Jatim Gratis Berobat

Saat Ini Warga Miskin di Jatim Gratis Berobat

Meski surat keterangan tidak mampu (SKTM) tidak diberlakukan lagi, ada kabar gembira bagi warga miskin di Jatim. Sejak 1... 
Kendal Miliki Open Source Sendiri

Kendal Miliki Open Source Sendiri

Meski bukan kota besar, Kendal berani untuk mandiri dalam hal penggunaan software komputer. Bahkan kota kecil di Jawa Tengah... 
Yogyakarta Pusat Seni Rupa Asia Tenggara

Yogyakarta Pusat Seni Rupa Asia Tenggara

Bersama Kota Manila di Filipina, Yogyakarta saat ini menjadi pusat seni rupa di Asia Tenggara. Dalam level yang berbeda,... 
Enter the video embed code here. Remember to change the size to 310 x 250 in the embed code.

TAG CLOUD

POPULAR

  • Dukung Indonesia Berprestasi

    Indonesia Berprestasi

  • Gabung Jadi Volunteer/Kontributor di Milis Kami!

  • Indonesia Berprestasi on Facebook!

  • Follow us on Twitter!

  • Dukung Internet Sehat

    Internet Sehat
  • Categories

  • Indonesia Berprestasi Didukung dan Mendukung: