Sumber: link
Sebentar lagi, kita akan memperingati Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober. Salah satu isi dari Sumpah Pemuda adalah Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan di negeri kita tercinta ini. Tahukah kamu bahwa lingua franca negara kita tersebut dipelajari oleh setidaknya 40 negara?
Sedikitnya 40 negara di dunia mempelajari Bahasa Indonesia di sekolah-sekolah mereka, mulai pendidikan dasar hingga perguruan tinggi, demikian guru besar Fakultas Sastra, Universitas Hasanuddin (Unhas), Dr. Aspar Rahman berkata. Aspar mengatakan bahwa Bahasa Indonesia semakin banyak diminati masyarakat dunia, terbukti hingga saat ini kurang lebih 40 negara telah mempelajari Bahasa Indonesia sebagai bahasa asing.
Dia mengatakan, sebagai bukti ketertarikan negara asing mempelajari Bahasa Indonesia, Oktober 2004 pernah digelar konferensi internasional pengajaran Bahasa Indonesia untuk penutur asing yang dilaksanakan di Unhas. Menurut dia, karena semakin banyak yang mempelajari Bahasa Indonesia, maka bahasa yang lahir dari Sumpah Pemuda itu berpotensi untuk sejajar dengan bahasa lain sebagai bahasa asing di dunia. Melalui Bahasa Indonesia, masyarakat dunia dapat mengenal lebih dekat budaya dan bangsa Indonesia, selain itu banyak lembaga-lembaga Bahasa Indonesia yang sudah dikembangkan di luar negeri.
Menurutnya, dengan mengajarkan Bahasa Indonesia kepada pihak asing, maka dapat tercipta pemahaman lintas budaya. Negara yang paling intens mengembangkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa asing di sekolah, diantaranya adalah Jepang, Malaysia, Singapura dan Australia.
Nah, jika Bahasa Indonesia dipelajari oleh bangsa-bangsa lain, tentunya kita tidak boleh kalah. Jangan sampai kita menguasai bahasa asing dengan sangat baik, tetapi meninggalkan bahasa ibu kita.
Ohya, saya menemukan sebuah postingan yang menarik yang bisa membuat kita semakin bangga terhadap Bahasa Indonesia. Silakan dikunjungi
Referensi: ANTARA
Related posts:
- Sembilan Orang Indonesia menjadi Nominator Asia’s Best Young Entrepreneur 2009 Sumber Gambar: link Seorang sosiolog terkenal, David McClelland pernah berkata,...
- Canting Batik Elektrik “Made In” Arek Surabaya Sumber: link Ya, satu lagi hasil kreativitas anak bangsa yang...
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.



Wah jadi semakin bangga dengan bahasa Indonesia kita.
Tapi sayangnya kenapa para expatriat yang bahkan sudah tahunan menetap di Indonesia masih banyak yang tidak bisa berbahasa Indonesia, malah kita yang menyesuaikan diri dengan bahasa mereka. Padahal kan mereka mencari nafkah di negeri kita … hmmm.
Bahkan salah satu mikroblog terkenal pun, menempatkan bahasa Indonesia sebagai salah satu menu yang digunakan… Dan di Wiki pun bahasa kita jauh mengungguli dibanding negeri tetangga yang suka meng-klaim itu.. Gue bangga berbahasa Indonesia
)
Kita boleh bangga Bahasa Indonesia dipelajari di sekian negara. Tapi jangan terlalu bangga dulu. Malaysia sedang membangun pusat bahasa Malaysia yang modern dengan tujuan agar bahasa itu menjadi salah satu bahasa resmi PBB suatu hari nanti. Jangan sampai itu jadi kenyataan, karena akan sangat memalukan bangsa Indonesia.
Merdeka!!