<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Hari-hari di bulan Oktober yg telah Berakhir</title>
	<atom:link href="http://www.indonesiaberprestasi.web.id/2009/11/hari-hari-di-bulan-oktober-yg-telah-berakhir/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.indonesiaberprestasi.web.id/2009/11/hari-hari-di-bulan-oktober-yg-telah-berakhir</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Mar 2010 06:42:11 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: mishbah</title>
		<link>http://www.indonesiaberprestasi.web.id/2009/11/hari-hari-di-bulan-oktober-yg-telah-berakhir/comment-page-1#comment-731</link>
		<dc:creator>mishbah</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 01:09:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://indonesiaberprestasi.web.id/?p=901#comment-731</guid>
		<description>&quot;miris! ada yang punya ide, bagaimanakah bentuk pergerakan kepemudaan yang efektif untuk saat ini?&quot;

pergerakan yang efektif itu tidak hany bersifat top-bottom, tetapi bersifat bottom-up. sekarang, bentuk pergerakan kepemudaan (biasnya mahasiswa) hanya berkutat di wilayah level elit struktur organisasi (BEM, ,&#039;Organisasi Dakwah&#039;,HMI, PMII, dll). tidak jauh berbeda dengan para caleg yang mendambakan kekuasaan.

pergerakan juga harus bersifat bottom-up. atau, seandainya saya boleh mengutip tulisan Budi Hardiman, pergerakan itu harus bersifat deliberatif. mengutamakan partisipasi masyarakat dari level bawah terus menanjak hingga ke atas. (hadoohh.. berteori, hihihi)

intinya, dimulai dari diri sendiri. tapi tidak se normatif itu. harus dibangun diri sendiri yang militan terlebih dahulu. diri sendiri yang independen, dan autentik. tidak meniru atau terhegemoni oleh doktrin2 yang seolah2 benar. lalu lalu, harus berani turun ke masyarakat bawah. melihat realita yang sebenarnya. tidak melulu memikirkan kentingan pribadi, prestasi individual. titik

~maksih, ka
~hihi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;miris! ada yang punya ide, bagaimanakah bentuk pergerakan kepemudaan yang efektif untuk saat ini?&#8221;</p>
<p>pergerakan yang efektif itu tidak hany bersifat top-bottom, tetapi bersifat bottom-up. sekarang, bentuk pergerakan kepemudaan (biasnya mahasiswa) hanya berkutat di wilayah level elit struktur organisasi (BEM, ,&#8217;Organisasi Dakwah&#8217;,HMI, PMII, dll). tidak jauh berbeda dengan para caleg yang mendambakan kekuasaan.</p>
<p>pergerakan juga harus bersifat bottom-up. atau, seandainya saya boleh mengutip tulisan Budi Hardiman, pergerakan itu harus bersifat deliberatif. mengutamakan partisipasi masyarakat dari level bawah terus menanjak hingga ke atas. (hadoohh.. berteori, hihihi)</p>
<p>intinya, dimulai dari diri sendiri. tapi tidak se normatif itu. harus dibangun diri sendiri yang militan terlebih dahulu. diri sendiri yang independen, dan autentik. tidak meniru atau terhegemoni oleh doktrin2 yang seolah2 benar. lalu lalu, harus berani turun ke masyarakat bawah. melihat realita yang sebenarnya. tidak melulu memikirkan kentingan pribadi, prestasi individual. titik</p>
<p>~maksih, ka<br />
~hihi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: leni</title>
		<link>http://www.indonesiaberprestasi.web.id/2009/11/hari-hari-di-bulan-oktober-yg-telah-berakhir/comment-page-1#comment-631</link>
		<dc:creator>leni</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 03:28:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://indonesiaberprestasi.web.id/?p=901#comment-631</guid>
		<description>betul, sudah saatnya kaum muda bergerak.
tidak boleh terlena dengan segala kenikmatan yang ada.
karena saat ini kita belum &quot;merdeka&quot; sepenuhnya.
masih banyak ketimpangan terjadi di sana-sini, walaupun mungkin statistik angka pengangguran atau pertumbuhan ekonomi terlihat membaik, pada realitanya tidak demikian..

kadang berpikir juga, gimana caranya ya membuat anak muda Indonesia ini bisa sadar dengan kondisi yang memprihatinkan ini?
walau saya tahu bahwa ada segelintir anak muda yang sudah tersadar, tapi lebih banyak lagi yang belum sadar.
banyak yang hanya memasukkan berita-berita prihatin soal negeri dari telinga kanan dan mengeluarkannya segera dari telinga kiri.
yaa, lalu saja..

miris! ada yang punya ide, bagaimanakah bentuk pergerakan kepemudaan yang efektif untuk saat ini?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>betul, sudah saatnya kaum muda bergerak.<br />
tidak boleh terlena dengan segala kenikmatan yang ada.<br />
karena saat ini kita belum &#8220;merdeka&#8221; sepenuhnya.<br />
masih banyak ketimpangan terjadi di sana-sini, walaupun mungkin statistik angka pengangguran atau pertumbuhan ekonomi terlihat membaik, pada realitanya tidak demikian..</p>
<p>kadang berpikir juga, gimana caranya ya membuat anak muda Indonesia ini bisa sadar dengan kondisi yang memprihatinkan ini?<br />
walau saya tahu bahwa ada segelintir anak muda yang sudah tersadar, tapi lebih banyak lagi yang belum sadar.<br />
banyak yang hanya memasukkan berita-berita prihatin soal negeri dari telinga kanan dan mengeluarkannya segera dari telinga kiri.<br />
yaa, lalu saja..</p>
<p>miris! ada yang punya ide, bagaimanakah bentuk pergerakan kepemudaan yang efektif untuk saat ini?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
