Bali Perlu Lembaga Pengelola Warisan Budaya

Posted by rabindra On December - 17 - 2009

Provinsi Bali memerlukan sebuah lembaga pengelola warisan budaya dunia (WBD), jika tiga kawasan di Provinsi Bali yang diusulkan ke Unesco disetujui, kata Dirjen Sejarah dan Purbakala Depbudpar Drs. Hari Untoro Dradjat.

1413062p

“Lembaga WBD itu nantinya untuk menjaga eksistensi tiga kawasan yang diusulkan ke Unesco itu,” katanya dalam acara sosialisasi pengelolaan WBD di Denpasar, Rabu.

Tiga kawasan yang diusulkan di Provinsi Bali itu, Daerah Aliran Singai (DAS) Pakerisan, Jatiluwih dan Taman Ayun terus dimantapkan agar dapat ditetapkan menjadi Warisan Budaya Dunia (WBD) oleh Unesco, katanya.

Dalam pemaparannya, ia mengatakan, memperjuangkan tiga kawasan Bali untuk ditetapkan menjadi WBD memang cukup panjang. Usulan itu sudah dilakukan mulai tahun 2002, saat ini usulan tersebut sudah mendapat nomor di Unesco.

Dalam prosesnya, masih banyak persyaratan yang mesti dipenuhi diantaranya kepastian lembaga pengelola jika nantinya tiga kawasan tersebut ditetapkan sebagai WBD. Unesco memang memiliki sifat kehati-hatian dalam hal ini, katanya.

Ia mengatakan, pada prinsipnya, usulan Bali mengedepankan “cultural landscape”, yaitu keberadaan subak (oraganisasi tradisional mengatur tata air irigasi) yang telah mendunia. “Usulan WBD untuk kategori ini memang cukup rumit,” katanya.

Ia menggambarkan, Unesco pernah menetapkan sebuah kawasan serupa di Filipina menjadi WBD untuk kategori ini. Pascapenetapan WBD tersebut, terjadi perubahan yang begitu cepat pada masyarakat sekitar karena meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan.

Jika tak bisa dikendalikan, kondisi ini dikhawatirkan akan membahayakan lingkungan sekitar dan merusak keseimbangan alam. “Hal ini hendaknya menjadi sebuah pelajaran berharga bagi Bali untuk komit menjaga kelestarian alam, khususnya yang nantinya ditetapkan menjadi WBD,” katanya.

Untoro punya keyakinan, masyarakat Bali dengan konsep Tri Hita Karana bisa menjaga kelestarian lingkungannya, mengingatkan, sejalan dengan meningkatnya kepentingan ekonomi, tantangan yang dihadapi dalam upaya pelestarian lingkungan akan semakin besar.

“Saya yakin, konsep Tri Hita Karana yang dimiliki masyarakat Bali bisa menangkal berbagai tantangan tersebut,” jelasnya.

Adanya kepastian dalam pengelolaan WBD diharapkan mampu meyakinkan Unesco untuk segara menetapkan tiga kawasan Bali menjadi WBD, katanya.

Sementara itu, Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika, dalam sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Kebudayaan Dr. IB Sedhawa, mengharapkan agar tahun 2010 mendatang, tiga kawasan usulan tersebut bisa ditetapkan menjadi WBD.

“Untuk itu, memang perlu adanya sebuah lembaga pengelola agar WBD tetap terjaga eksistensinya,” katanya.

WBD hendaknya dikelola oleh sebuah lembaga independan yang sifatnya komplementer, terdiri atas kalangan akedemisi, bendesa, LSM komponen swasta.

Selain melakukan konservasi, lembaga pengelola ini nantinya juga dapat melakukan pendidikan dan pembinaan kepada masyarakat untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan sekitar WBD. Sebab bagaimanapun, tantangan yang menyertai penetapan WBD akan semakin berat sejalan meningkatnya kepentingan ekonomi.

Sumber: Kompas.Com

Related posts:

  1. Batik, Wayang, Keris, Jadi Warisan Budaya Dunia Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Budaya Dunia (United Nations Educational,...
  2. Batik Indonesia menjadi Warisan Budaya Dunia | Indonesian Batik as The World Cultural Heritage Sumber: link Batik memang identik dengan Indonesia, tetapi bukan...
  3. Hutan Bakau Bali Terbaik di Asia Hutan Bakau Bali (Sumber: link) Hutan bakau seluasa 1.343,5...
  4. Bali Tuan Rumah Festival Film Internasional Bali akan dipercaya sebagai tuan rumah festival film bertaraf internasional...
  5. Bali Pulau Terbaik Dunia 2009 Sumber: link Majalah Pariwisata Internasional Travel dan Leisure menobatkan...

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

Leave a Reply

Promosi Pariwisata Indonesia, Yuk!

Promosi Pariwisata Indonesia, Yuk!

Berbicara tentang Indonesia, kita juga bisa berbicara yang indah-indah. Bukan maksud hati untuk mengesampingkan segala hal... 
Saat Ini Warga Miskin di Jatim Gratis Berobat

Saat Ini Warga Miskin di Jatim Gratis Berobat

Meski surat keterangan tidak mampu (SKTM) tidak diberlakukan lagi, ada kabar gembira bagi warga miskin di Jatim. Sejak 1... 
Kendal Miliki Open Source Sendiri

Kendal Miliki Open Source Sendiri

Meski bukan kota besar, Kendal berani untuk mandiri dalam hal penggunaan software komputer. Bahkan kota kecil di Jawa Tengah... 
Yogyakarta Pusat Seni Rupa Asia Tenggara

Yogyakarta Pusat Seni Rupa Asia Tenggara

Bersama Kota Manila di Filipina, Yogyakarta saat ini menjadi pusat seni rupa di Asia Tenggara. Dalam level yang berbeda,... 
Enter the video embed code here. Remember to change the size to 310 x 250 in the embed code.

TAG CLOUD

POPULAR

  • Dukung Indonesia Berprestasi

    Indonesia Berprestasi

  • Gabung Jadi Volunteer/Kontributor di Milis Kami!

  • Indonesia Berprestasi on Facebook!

  • Follow us on Twitter!

  • Dukung Internet Sehat

    Internet Sehat
  • Categories

  • Indonesia Berprestasi Didukung dan Mendukung: