Rizal Sukma Masuk 100 Pemikir Terkemuka Dunia

Posted by agungfirmansyah On December - 1 - 2009

Jakarta -  Ketua Lembaga Hubungan Luar Negeri PP Muhammadiyah sekaligus Direktur Eksekutif Center for Strategic and International Studies (CSIS), Dr. Rizal Sukma, menjadi intelektual Indonesia yang masuk daftar 100 pemikir global versi majalah Foreign Policy, AS.

Doktor dari London School of Economics and Political Science (LSE), Inggris, ini dipandang majalah Foreign Policy telah mendorong cara pandang baru yang radikal mengenai peran Indonesia di dunia.

Rizal, sebut Foreign Policy pada edisi untuk Desember 2009, adalah teoritisi terkemuka dalam soal hubungan Islam dan negara, serta mendorng peran global negerinya Indonesia, negara berpenduduk muslim terbesar di dunia.

Rizal, lanjut Foreign Policy, baru-baru ini telah menerbitkan buku berjudul “Islam in Indonesian Foreign Policy” yang memotret pergulatan antara identitas rakyat Indonesia dengan lembaga-lembaga negara yang hampir seluruhnya sekuler sejak kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945.

Rizal yang menamatkan kesarjanaannya dari Jurusan Hubungan Internasional, Universitas Padjadjaran, Bandung, ini ditempatkan Foreign Policy sebagai pemikir ke 92 dari 100 pemikir global utama dunia.

“Dengan Indonesia yang masih bergulat dengan warisan kekuasaan diktatur Suharto selama 32 tahun, pemikiran-pemikiran Sukma membantu memetakan satu arah yang dengan kuat mengintegrasikan Indonesia dalam dunia, dan akhirnya mencampakkan omong kosong bahwa Islam dan demokrasi tidak bisa menyatu,” demikian Foreign Policy.

Dalam daftar ini, Gubernur Federal Reserve Ben Bernanke ditempatkan pada urutan pertama pemikir global paling berpengaruh, disusul Presiden AS Barack Obama di posisi dua, dan Zahra Rahnavard, istri pemimpin oposisi Iran, Mir Hossein Mousavi, sekaligus tokoh utama dibalik Revolusi Hijau di Iran, pada posisi tiga.

Tokoh-tokoh besar dunia lainnya yang masuk ke jajaran 100 pemikir global ini diantaranya adalah suami istri Bill dan Hillary Clinton, ulama Mesir Sayyid Imam al-Sharif yang adalah mantan pemimpin organisasi garis keras Al Jihad dan eks teman seperjuangan dari orang nomor dua di Alqaeda (Ayman Al-Zawahiri).

Nama-nama kondang lain yang bisa disebut diantaranya adalah Bill Gates, Paus Benediktus XVI, sosiobilogis dan evolusionis darwinian Richard Dawkins, sastrawan Vaclav Havel, ekonom Joseph Stiglitz, dan pejuang HAM Aung San Suu Kyi.

Kemudian mantan sekjen PBB Kofi Annan, tokoh oposisi Malaysia Anwar Ibrahim, George Soros, pakar keuangan mikro Muhammad Yunus, Henry Kissinger, sosiolog Francis Fukuyama, PM Inggris Gordon Brown, pakar perbandingan agama Karen Armstrong dan sejarawan Paul Kennedy. (*)

Jafar Sidik dari Foreign Policy dan sumber lainnya.

Sumber: Antara.

Related posts:

  1. Sri Mulyani Masuk 100 Perempuan Berpengaruh di Dunia Versi Forbes Satu lagi tokoh Indonesia yang diakui oleh dunia luar. Menteri Koordinator...
  2. Musik Kolintang Masuk Buku Rekor Dunia Kolintang, alat musik merdu yang tumbuh dan berkembang di Minahasa,...
  3. Jamila dan Sang Presiden Masuk Nominasi Oscar Berkaitan dengan masuknya film “Jamila dan Sang Presiden”, Atiqah Hasiloan...
  4. Pendidik asal RI Dipercaya Masuk UNESCO Tokoh pendidik, Profesor Dr. Arief Rachman, terpilih sebagai anggota Grup...
  5. Dua Ilmuwan Raih Penghargaan LIPI Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyerahkan Penghargaan Sarwono Prawirohardjo VIII...

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

Leave a Reply

Promosi Pariwisata Indonesia, Yuk!

Promosi Pariwisata Indonesia, Yuk!

Berbicara tentang Indonesia, kita juga bisa berbicara yang indah-indah. Bukan maksud hati untuk mengesampingkan segala hal... 
Saat Ini Warga Miskin di Jatim Gratis Berobat

Saat Ini Warga Miskin di Jatim Gratis Berobat

Meski surat keterangan tidak mampu (SKTM) tidak diberlakukan lagi, ada kabar gembira bagi warga miskin di Jatim. Sejak 1... 
Kendal Miliki Open Source Sendiri

Kendal Miliki Open Source Sendiri

Meski bukan kota besar, Kendal berani untuk mandiri dalam hal penggunaan software komputer. Bahkan kota kecil di Jawa Tengah... 
Yogyakarta Pusat Seni Rupa Asia Tenggara

Yogyakarta Pusat Seni Rupa Asia Tenggara

Bersama Kota Manila di Filipina, Yogyakarta saat ini menjadi pusat seni rupa di Asia Tenggara. Dalam level yang berbeda,... 
Enter the video embed code here. Remember to change the size to 310 x 250 in the embed code.

TAG CLOUD

POPULAR

  • Dukung Indonesia Berprestasi

    Indonesia Berprestasi

  • Gabung Jadi Volunteer/Kontributor di Milis Kami!

  • Indonesia Berprestasi on Facebook!

  • Follow us on Twitter!

  • Dukung Internet Sehat

    Internet Sehat
  • Categories

  • Indonesia Berprestasi Didukung dan Mendukung: