WINDS – Ketika Mengakses Internet “Secepat” Angin

Posted by lenidisini On March - 11 - 2010 3 COMMENTS

WINDS (Credit: JAXA)

Bisa jadi ini adalah berita yang cukup baik bagi Indonesia. Apalagi bagi para onliners yang mayoritas waktu dalam hidupnya dihabiskan berjalan-jalan di dunia maya. Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya bersama tiga universitas asal Jepang sedang melakukan pengembangan satelit generasi baru bernama WINDS (Wideband InterNetworking engineering test and Demonstration Satellite) yang memungkinkan koneksi internet berkecepatan maksimal.

WINDS yang dikembangkan bersama-sama dengan JAXA (lembaga antariksa Jepang) dan National Institute of Information and Communications Technology (NICT) disebut-sebut menggunakan teknologi mutakhir Ka-Band (sistem yang bekerja pada frekuensi tinggi) yang memiliki panjang gelombang pendek. Dengan spesifikasi tersebut, WINDS dianggap mampu menyediakan koneksi internet berkecepatan tinggi yang mencapai maksimum 155 Mbps untuk penerimaan dan 6 Mbps untuk pengiriman dengan ukuran antena penerima 45 cm (sama dengan ukuran sekarang). Sedangkan untuk antena ukuran 5 meter, kecepatan yang bisa dicapai WINDS diklaim sebesar 1.2 Gbps. Selain berkecepatan tinggi, satelit WINDS ini juga memiliki daya jangkau yang cukup luas, dapat merambah daerah yang tidak terjangkau oleh jaringan kabel (teresteria).

Kecepatan internet yang disediakan WINDS tentu saja cukup menggiurkan. Apalagi bila dibandingkan dengan kecepatan internet yang ada untuk konsumsi pribadi di Indonesia yang saat ini hanya berkisar 384 Kbps dan 2 Mbps saja. Satelit yang memungkinkan adanya pengembangan riset simulasi dengan komputasi tinggi seperti di bidang medik, mesin, kimia, pendidikan, kesehatan, penanganan daerah bencana, dan Intelligent Transport System (ITS) ini masih dalam tahap uji coba.
Selain uji coba teknis yang menyangkut aspek transmisi data lewat satelit, juga dilakukan uji coba aplikasi TV Conference dan aplikasi PACS (Picture Archiving and Communication System).

Semoga saja, proyek WINDS ini bisa segera direalisasikan dan para onliners bisa menikmati akses internet yang menakjubkan :D

Referensi: ANTARANews

Yunita Ilmuwan Pertama Indonesia Raih Akademi Profesor

Posted by lenidisini On March - 4 - 2010 ADD COMMENTS

Yunita Triwardani Winarto menjadi ilmuwan pertama Indonesia yang mendapatkan gelar Akademi Profesor dari Akademi Professorship Indonesia (API) dan The Royal Netherlands Academy of Arts and Sciences (KNAW).

“Beliau terpilih menjadi Akademi Profesor pertama di Indonesia melalui mekanisme seleksi yang ketat, yang dilakukan oleh kalangan akademisi internasional seperti Belanda, Singapura, dan Australia,” kata Kepala Kantor Komunikasi Universitas Indonesia (UI) Vishnu Juwono di kampus UI, Depok, Kamis.

Menurutnya, proses penilaian berdasarkan penelitian ilmiah yang Yunita lakukan adalah dengan mempertimbangkan implikasi penelitian tersebut tehadap kemaslahatan masyarakat luas.

Yunita menekuni bidang Ilmu Sosial dan humaniora, dan dalam orasi ilmiahnya berjudul “Iklim dan Budaya: Perubahan, Pelajaran, dan Tantangan” menjelaskan, proses adaptasi kehidupan manusia pada lingkungan hidup terwujud dalam beragam pranata sosial-budaya dan strategi-strategi pengelolaan sumber daya alam.

Yunita mengatakan, perubahan iklim sebagai fenomena alam yang sulit diamati, melainkan juga sulit diduga, dan tidak dapat secara tepat diantisipasi sebelumnya.

Oleh karena itu, diperlukan upaya-upaya khusus untuk menafsirkan ulang fenomena alam, serta memperkaya wawasan dan pengetahuan.

Pada kesempatan itu juga dilaksanakan prosesi pengukuhan gelar Akademi Profesor kepada Yunita Triwardani Winarto oleh Profesor Direktur Akademi Profesor Indonesia Prof. Sangkot Marzuki dan Direktur Royal Netherlands Institute Dr. Roger Tol.

Akademi Profesor adalah gelar pertama yang diberikan kepada ilmuwan dari perguruan tinggi terkemuka di Indonesia dan secara bergantian akan diberikan kepada kalangan akademisi Indonesia lainnya.

Sumber: ANTARANews

Trianingsih Juara di Hongkong

Posted by lenidisini On March - 1 - 2010 ADD COMMENTS

Pelari Jawa Tengah, Trianingsih, berhasil menjadi juara pertama lomba lari maraton (42,195 kilometer) di Hongkong, Minggu, yang diselenggarakan oleh sebuah bank.

Pelatih Trianingsih, Alwi Mugiyanto, dalam pesan singkat (SMS), Minggu, menyebutkan, catatan waktu yang dicapai Trianingsih adalah 2 jam 47 menit, sedangkan juara kedua diraih pelari China dengan catatan waktu 2 jam 49 menit.

Posisi ketiga dimenangi pelari Filipina yang juga peraih medali emas SEA Games XXV/2009 Laos dengan catatan waktu 2 jam 50 menit. “Mereka tertinggal jauh dari Trianingsih,” kata Alwi yang juga pelatih sekaligus pembina klub atletik Lokomotif Salatiga.

Juara pada event yang sama tahun 2009, yaitu pelari China (sekarang ini berada pada urutan kedua), saat itu berhasil mencapai finis dengan catatan waktu 2 jam 36 menit.

Ia mengakui bahwa rute lomba lari maraton di Hongkong ini sangat berat karena harus naik dan turun gunung. “Tetapi, saya kira ini pelajaran berharga bagi Trianingsih,” kata Alwi yang juga pelatih pelatnas Program Atlet Andalan (PAL) tersebut.

Dengan hasil ini, Trianingsih memang belum berhasil memperbaiki catatan waktunya karena catatan waktu terbaiknya pada nomor maraton adalah 2 jam 43 menit yang dicapai saat mengikuti lomba lari maraton di Kenya 2008.

Ia menambahkan, Trianingsih, yang merupakan pemegang medali emas SEA Games 2009 untuk nomor lari 5.000 dan 10.000 meter, memang harus sering diterjunkan pada event-event maraton internasional agar punya pengalaman bertanding lebih banyak. Menurut dia, pada Asian Games XVI/2010 di Guangzhou, China, adik mantan pelari nasional Ruwiyati ini akan diterjunkan pada nomor lari maraton dan 10 kilometer.

Sumber: KOMPAS.com

“Jamila dan Sang Presiden” Menang di Perancis

Posted by lenidisini On February - 5 - 2010 ADD COMMENTS

ratna-sarumpaet-satuFilm “Jamila dan Sang Presiden” yang ditulis dan disutradarai aktivis Ratna Sarumpaet memenangkan Festival Film Asia di Kota Vesoul, Perancis.

“Jamila dan Sang Presiden” menyabet dua kategori kompetisi yakni “Prix de Public” dan “Prix Jury Lyceen” pada festival yang berlangsung di Kota Vesoul, Perancis, ujar Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Paris Gita L Murti kepada koresponden Antara London, Jumat.

Gita L Murti mengatakan, film itu juga berhasil menarik perhatian “Art et Essai”, jaringan bioskop di Perancis yang khusus menayangkan film-film independen.

Menurut Gita, “Art et Essai” menyatakan akan menayangkan film “Jamila dan Sang Presiden” di seluruh bioskopnya di Perancis.

Ratna Sarumpaet menyatakan sangat puas dengan hasil yang dicapai “Jamila dan Sang Presiden” yang pembuatannya menelan biaya enam milyar rupiah.

Ratna menyatakan, tidak optimistis biaya pembuatan film akan kembali namun berharap peredaran film di Taiwan dan Perancis akan dapat mendongkrak rating “Jamila dan Sang Presiden” serta berpeluang diedarkan di negara-negara lain.

Selain Indonesia, festival ini juga diikuti peserta dari China, India, Korea, Turki, Iran, Taiwan, Filipina dan Jepang.

Festival Film Asia di Vesoul merupakan kegiatan internasional yang diadakan setiap tahun di kota tersebut.

Penyelenggaraan pada tahun ini merupakan yang ke-16 kalinya dengan jumlah penonton yang mencapai 26.000 orang.

Film-film yang menang dalam festival ini akan kembali dipertunjukkan untuk publik Perancis pada “Musee Guimet of Asian Arts” di Paris pada tanggal 7 hingga 9 April mendatang.(H-ZG/A024)

Sumber: ANTARANews

Pelukis Cilik Raih Perunggu di Jepang

Posted by lenidisini On February - 3 - 2010 ADD COMMENTS

84551_mayafiryal_sochmarisanda_dengan_karyanya_berjudul_tsunami_in_aceh_300_225SURABAYA POST — Bagi Mayafiryal Sochmarisanda, cat air memang media yang digemarinya untuk menghasilkan karya seni lukis berkualitas. Salah satunya karya berjudul Tsunami in Aceh.

Lukisan bercorak dekoratif dengan ukuran 65 x50 cm ini membawa Maya, sapaan akrab dari siswi kelas 3 SMPN 17 Surabaya ini meraih medali perunggu dalam ajang Ie No Hikari Association ‘The 17th Annual World Children’s Picture Contest’ yang diselenggarakan di Jepang, 1 Juni hingga 30 September 2009.

Dalam ajang yang digelar tiap tahun tersebut, Maya merupakan satu di antara 3 putri terbaik Indonesia yang meraih medali. ”Setidaknya, dia mewakili dari Surabaya dan Jawa Timur,” ujar Arik S.Wartono, pengajar Sanggar Daun, tempat Maya belajar melukis, Senin (1/2).

Dalam ajang tersebut, karya para peraih medali, baik medali emas, perak maupun perunggu akan dimasukkan ke dalam koleksi Museum Nasional Jepang. Maka, ini menjadi penghargaan luar biasa besar bagi Maya, lantaran karyanya bisa masuk ke koleksi Museum Nasional Jepang.

Dikisahkan Maya, dirinya memang sudah tertarik untuk menggambar sejak usia 10 tahun. Sepertinya, darah seni sudah begitu menggelora di dalam tubuhnya. Karena itu, atas ajakan saudaranya, dia bergabung dengan Padepokan Seni Daun Gresik.

Dirinya mengakui tidak harus pergi ke Gresik untuk belajar melukis di Sanggar Daun. Beruntung memang, Arik  bersedia ‘jemput bola’. ”Mas Arik yang datang ke rumah kami,” ungkapnya.

Arik mengakui, Maya merupakan siswa yang cepat tanggap akan materi yang diberikannya. Mulai dari teknik dasar hingga pada teknik pemanfaatan media.

”Ternyata kecenderungan dan kelebihan Maya ini ketika dia memakai cat air,” ujarnya. Selain itu, Maya juga satu-satunya murid di Sanggar Daun yang memiliki kelebihan dalam menghasilkan karya yang bercorak dekoratif.

Sambil menunjukkan replika karya Maya yang berjudul Tsunami in Aceh, Arik menjelaskan tentang dominasi dekoratif yang cukup kental di dalamnya. ”Coba lihat gambar riak air ini. Inilah ciri khas dari karya-karya Maya,” ujarnya.

Laporan: Arif Junianto

Sumber: VIVANews

Gadis Indonesia Segera ‘Jajah’ Pasar Musik Amerika

Posted by lenidisini On January - 14 - 2010 2 COMMENTS

Lagi, putri kelahiran Indonesia, berkiprah di kancah internasional. Kali ini giliran gadis berusia 15 tahun, Meeghan Henry, segera merilis album perdananya di Amerika.

meeghan2d-mpMusisi Ronnie King berada di balik karir gadis kelahiran 7 Januari 1995 tersebut. Ketika melihat Meeghan di California Sound Studios, Ronnie mengajaknya mengikat kontrak dengan label musik indie, Wright Records Inc.

Ronnie sudah berpengalaman dengan musisi besar. Sebut saja Tupac Shakur, Mariah Carey dan Snoop Dogg. Ditaksir Ronnie, Meeghan pun tak mau mengabaikan kesempatan tersebut.

Musik pop dengan sedikit sentuhan R&B jadi pilihan Meeghan. Michael Jackson, LeAnn Rhymes dan Miley Cyrus jadi inspirasi Meeghan.

Kini Meeghan tengah menyiapkan album perdananya. Ada sembilan lagu ciptaannya sendiri yang akan dimasukkan ke dalam album tersebut.

“Mungkin akan diberi judul ‘Meeghan’ (judul album perdana.red), tapi kita lihat saja nanti,” ujar Ryan Smith, manajer Meeghan, dilansir Kabari, Kamis (14/1/2010).

Sumber: detikNews

ITS Luncurkan Dua Mobil Hemat BBM

Posted by lenidisini On January - 13 - 2010 ADD COMMENTS

Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Senin, meluncurkan dua mobil hemat bahan bakar minyak (BBM) yang diberi nama “Sapu Angin 1″ dan “Sapu Angin 2″

20100111172643-mobilhematenergi-110110-2 Peluncuran yang ditandai dengan running test itu disaksikan Presiden Direktur PT Shell Indonesia, Darwin Silalahi, karena kedua mobil itu akan ikut dalam kompetisi internasional “Shell Eco-Marathon (SEM) Asia 2010″ di Sirkuit Sepang, Kuala Lumpur, Malaysia, 8-10 Juli.

“Sapu Angin 1″ merupakan mobil futuristic prototypes mirip gokart dengan target satu liter BBM untuk jarak tempuh 1.000 kilometer,” kata manajer tim Sapu Angin 1, M. Agus Setiawan.

Sementara itu, mobil “Sapu Angin 2″ merupakan mobil urban concept vehicle mirip mobil roda empat yang konvensional, namun hanya berisi 1-2 penumpang dengan target satu liter BBM untuk jarak tempuh 300 kilometer.

“Target Sapu Angin 1 memang juara, tapi target Sapu Angin 2 adalah diproduksi untuk mobil masa depan pada 25-30 tahun mendatang,” kata mahasiswa Jurusan Teknik Mesin pada Fakultas Teknologi Industri (FTI) ITS Surabaya itu.

Menurut dia, kedua mobil itu dirancang mahasiswa ITS sendiri yang “berguru” kepada alumni ITS dan “bos” perusahaan pabrikasi kapal PT Maroline Maju Utama.

“Ada 14 mahasiswa angkatan 2005 dan 2006 yang bekerja keras merancang dan membuat kedua jenis mobil itu, setelah berguru selama seminggu kepada perusahaan pabrikasi kapal di Kenjeran, Surabaya itu. Kami memulai rencana pada Agustus 2009,” paparnya.

Namun, katanya, pihaknya juga belajar dari sejumlah juara dalam lomba mobil hemat BBM tingkat internasional di Eropa yang sudah berlangsung sejak 25 tahun silam, yakni konsep monoqouce atau kerangka mobil dan body mobil dalam satu rangkaian.

“Semuanya dilakukan mahasiswa sendiri mulai dari membuat desain, mencari bahan baku, mengelas, melakukan pembubutan, dan seterusnya hingga selesai,” tuturnya menjelaskan.

Ditanya kelebihan mobil “Sapu Angin” itu, ia mengaku konsep monoqouce membuat mobil terasa ringan, kemudian sistem injeksi pada mesin (EFI) membuat mobil hemat BBM dan ramah lingkungan dibandingkan dengan sistem karburator (sistem semprot).

“Bobot mobil juga berkisar 35-40 kilogram dengan bahan baku fiberglas untuk body, sedangkan kerangka menggunakan poly-euretane (gabus padat),” tuturnya menambahkan.

Dengan konsep itu, tim ITS yakin akan menang dalam kompetisi SEM tingkat Asia yang pertama kali digelar, apalagi pengalaman mahasiswa ITS merancang sepeda motor dan mobil hemat BBM merupakan modal berharga untuk lomba mobil berkecepatan maksimal 25 kilometer per jam itu.

Sumber: ANTARANews

ITS Arak Kapal Untuk Lomba ke Kanada

Posted by lenidisini On January - 10 - 2010 ADD COMMENTS

Puluhan mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Sabtu, mengarak kapal “Merdeka II” yang akan mengikuti ajang “Atlantic Challenge 2010” di Midland, Kanada pada 27 Juli 2010.

merdekaII

Photo Credit: Surabaya Post

“Kapal `Merdeka II` yang diberi ukiran pewayangan Gatotkaca dan Kresna itu kami arak untuk diperkenalkan kepada masyarakat, kemudian tanggal 22 Januari akan kami pamerkan di Pusat Kebudayaan Prancis,” kata anggota tim `Atlantic Challenge 2010` ITS, Ahmad Ali Ridlo.

Di sela-sela peluncuran kapal “Merdeka II” di markas Komando Armada RI kawasan Timur (Makoarmatim) untuk menandai selesainya pembuatan kapal itu, ia mengaku puas dengan simulasi di depan markas Komando Pasukan Katak (Kopaska) Makoarmatim itu.

“Itu percobaan pertama kali dan hasilnya memuaskan dengan kecepatan lima knots. Saya kira kecepatan sebesar itu untuk kapal dayung sudah cukup. Kami bersimulasi `capten gigs` untuk mencoba teknik menjemput dan merapat,” katanya.

Setelah itu, katanya, pihaknya akan menggelar latihan di Pantai Kenjeran Surabaya hingga kapal “Merdeka II” dikirim ke Kanada pada Mei mendatang, terutama latihan kekompakan untuk 13 pendayung kapal itu, termasuk empat pendayung cadangan.

Mengenai target di ajang internasional di Kanada itu, mahasiswa Politeknik Perkapalan ITS itu mengatakan tim menargetkan minimal mendapatkan penghargaan dalam kekompakan atau tim favorit dalam ajang dua tahunan itu seperti ajang sebelumnya.

“Target utama kami sebenarnya untuk mempromosikan Indonesia di ajang lomba bahari internasional itu, sekaligus latihan membuat kapal bagi kami, sehingga desain kami pelajari dapat dipraktikkan,” kata mahasiswa semester 9 Jurusan Teknik Sistem Perkapalan itu.

Kapal made in mahasiswa Politeknik Perkapalan ITS yang diketuai Fadwi Mukti Wibowo selaku pemimpin proyek pembuatan kapal itu terbuat dari kayu mahoni dengan desain standar Atlantic Challenge 2010 yakni bantry by gigs atau kapal pendaratan Prancis di Irlandia pada tahun 1799.

“Mahoni itu lebih ringan dari kapal-kapal yang kami rancang sebelumnya yang terbuat dari kayu jati, bengkirai Kalimantan, dan sebagainya, karena itu kami berharap kapal akan dapat melaju dengan cepat,” katanya.

Kendati berdesain kapal tradisional Prancis, namun kapal “Merdeka II” memiliki ciri khas Indonesia yakni ukir-ukiran bunga dan sulur serupa batik, lalu di bagian buritan ada ukiran tokoh pewayangan Gatotkaca dan Kresna.

“Atlantic Challenge adalah kompetisi dari daratan Eropa dengan kapal tradisional tanpa menggunakan mesin sebagai alat gerak, karena itu kapal Merdeka II dengan panjang 11,76 meter, lebar dua meter, tinggi kapal satu meter, dan tinggi tiang lima meter itu melibatkan 13 pedayung,” katanya.

Lomba itu diikuti negara-negara antara lain Inggris, Amerika, Belgia, Italia, Finlandia, Irlandia, Irlandia Utara, Rusia, Denmark, Prancis, Belanda, Australia, dan Indonesia.

Sumber: ANTARANews

IPB-Jepang Kerja Sama Penelitian

Posted by lenidisini On December - 27 - 2009 ADD COMMENTS

ipb BIRUInstitut Pertanian Bogor (IPB) melakukan kerja sama penelitian dengan “Obihiro University of Agriculture and Veterinary Medicine” (OUAVM) Jepang.

Juru Bicara IPB Ir Henny Windarti, MSi di Bogor, Jumat menjelaskan, Rektor IPB Prof Herry Suhardiyanto telah menandatangani kerja sama dengan pihak Jepang awal pekan ini.

Menurut dia, kerja sama yang akan dibangun antara IPB dengan OUAVM adalah bidang pendidikan dan penelitian. Dalam bidang pendidikan kedua belah pihak sepakat akan melaksanakan program pertukaran pelajar.

Terkait bidang penelitian akan difokuskan pada riset-riset yang mendukung untuk pemanfaatan biogas dan pengurangan gas rumah kaca.

Di samping itu, fungsi biologis kentang sebagai bahan makanan juga akan menjadi fokus kerja sama penelitian IPB dengan OUAVM Jepang.

Ia menambahkan, kerja sama penelitian lainnya adalah tentang analisis dan pemanfaatan “oligosakarida” susu dari satwa liar dan penelitian anatomi dan histologi satwa liar di Indonesia.

“Perjanjian kerja sama IPB dengan Obihiro University akan berlaku hingga lima tahun mendatang,” katanya.

Rektor IPB Herry Suhardiyanto mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang akan dibangun itu dan berharap dapat memperkuat persahabatan kedua perguruan tinggi.

Selain itu, Rektor menyampaikan bahwa IPB juga telah melakukan banyak kerja sama dengan universitas di Jepang lainnya, khususnya dalam hal pertukaran pelajar dan staf pengajar.

Pihak OUAVM Jepang menyatakan bahwa mereka ingin melakukan kerja sama dengan IPB karena selain memiliki disiplin ilmu yang sama, prestasi IPB juga dikenal di dunia internasional.

Sumber: ANTARANews

Dosen Unram Temukan Oven Tembakau Ramah Lingkungan

Posted by lenidisini On December - 25 - 2009 ADD COMMENTS

Dosen Fakultas Pertanian Universitas Mataram (Unram) Ir. Sudarmadji Rahardjo MS menemukan kompor gasifikasi untuk oven tembakau virginia yang lebih efisien dan biaya murah serta menghasilkan tembakau berkualitas tinggi dan ramah lingkungan.

20091223175145-oven-tembaga231209“Kompor gasifikasi oven tembakau `flue clure` atau FC (pengeringan tembakau dengan clure) itu menggunakan sistem pembakaran primer dan sekunder tanpa asap dan jelaga,” kata anggota Forum Komunikasi Energi Daerah Provinsi NTB di Mataram, Rabu itu seraya menyebut oven itu berbahan bakar batu bara.

Alat itu juga dilengkapi dengan alat pengukur daya aktif atau pengatur suhu sehingga suhu pemanasan bisa diatur sesuai kebutuhan.

Ketika menjelaskan kompor gasifikasi temuannya kepada Gubernur NTB, TGH Zainul Majdi, ia mengatakan berdasarkan hasil uji coba, kompor gasifikasi tembara yang akan dipasarkan seharga Rp6 juta perunit itu relatif murah dibandingkan dengan kompor gasifikasi lain terutama yang berbahan bakar minyak tanah.

Menurutnya, kompor gasifikasi tembara hanya membutuhkan biaya pengovenan tembakau sebanyak Rp1,25 juta sedangkan jika menggunakan kompor gasifikasi dengan minyak tanah biayanya mencapai Rp1,96 juta, jadi biaya bisa dikurangi sebesar Rp700.000.

Sudarmadji mengatakan untuk pengovenan tembakau selama 110 jam dibutuhkan 660 kg batu bara atau satu jam 6 kg batu bara dan untuk pengovenan kedua diperlukan 1 ton batu bara atau 8 kg perjam.

“Penggunaan kompor gasifikasi tembara ini cukup menguntungkan petani, karena biayanya relatif kecil dan hasilnya cukup baik, karena itu saya menganggap ini merupakan soluasi teknologi pengovenan tembakau virginia yang paling tepat,” katanya.

Sudarmadji mengatakan kompor gasifikasi temuannya itu akan diproduksi secara massal oleh PT Gerbang NTB Emas (GE) dan akan dijual dengan harga Rp6 juta perunit dengan masa pemakaian kompor bisa mencapai tiga tahun lebih.

Sumber: ANTARANews

Promosi Pariwisata Indonesia, Yuk!

Promosi Pariwisata Indonesia, Yuk!

Berbicara tentang Indonesia, kita juga bisa berbicara yang indah-indah. Bukan maksud hati untuk mengesampingkan segala hal... 
Saat Ini Warga Miskin di Jatim Gratis Berobat

Saat Ini Warga Miskin di Jatim Gratis Berobat

Meski surat keterangan tidak mampu (SKTM) tidak diberlakukan lagi, ada kabar gembira bagi warga miskin di Jatim. Sejak 1... 
Kendal Miliki Open Source Sendiri

Kendal Miliki Open Source Sendiri

Meski bukan kota besar, Kendal berani untuk mandiri dalam hal penggunaan software komputer. Bahkan kota kecil di Jawa Tengah... 
Yogyakarta Pusat Seni Rupa Asia Tenggara

Yogyakarta Pusat Seni Rupa Asia Tenggara

Bersama Kota Manila di Filipina, Yogyakarta saat ini menjadi pusat seni rupa di Asia Tenggara. Dalam level yang berbeda,... 
Enter the video embed code here. Remember to change the size to 310 x 250 in the embed code.

TAG CLOUD

POPULAR

  • Dukung Indonesia Berprestasi

    Indonesia Berprestasi

  • Gabung Jadi Volunteer/Kontributor di Milis Kami!

  • Indonesia Berprestasi on Facebook!

  • Follow us on Twitter!

  • Dukung Internet Sehat

    Internet Sehat
  • Categories

  • Indonesia Berprestasi Didukung dan Mendukung: