Bali: The Best Leisure Destination in Asia Pacific

Posted by rabindra On August - 23 - 2010 ADD COMMENTS

Setelah sukses meraih predikat sebagai “The Best Island in The World” dari majalah Travel and Leisure terbitan Amerika Serikat sebanyak sembilan kali berturut-turut dari tahun 2001 hingga 2009, dan sebagai “The Best Spa Destination 2009″ dari sebuah majalah pariwisata terbitan Jerman, kini giliran Hongkong mengangkat pariwisata Bali. Tahun 2010 ini Bali dinobatkan sebagai “The Best Leisure Destination in Asia Pacific” oleh pembaca majalah Business Traveller terbitan Hongkong.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Drs Ida Bagus Subhiksu, MM, mengemukakan, penghargaan ini baru pertama kali diterima Bali. Pemberitahuan mengenai terpilihnya Bali sebagai “The Best Leisure Destination in Asia Pacific 2010″ tersebut disampaikan secara tertulis oleh Managing Director Majalah Business Traveller, Peggy Teo, kepada Bali Tourism Board (BTB). Oleh karena BTB bernaung di bawah Diparda Bali, Ketua BTB IB Ngurah Wijaya menyampaikan pemberitahuan tersebut kepada Kadiparda Bali.

Belum diketahui apa kriteria penilaian tersebut karena Peggy Teo hanya menginformasikan bahwa predikat Bali sebagai “The Best Leisure Destination in Asia Pacific 2010″ tersebut diberikan Business Traveller setelah majalah tersebut melakukan jajak pendapat kepada para pembacanya selama tiga bulan, mulai dari bulan April sampai dengan Juni 2010.

Subhiksu juga belum mengetahui destinasi pariwisata mana saja yang menjadi saingan Bali dalam jajak pendapat tersebut. Namun yang jelas, tambah Subhiksu, penyerahan penghargaan dijadwalkan pada 10 Oktober 2010 di Hotel Conrad, Hongkong.

Sumber: KompasCom

Karya Ilmuwan Indonesia Dipatenkan di Jepang

Posted by rabindra On June - 13 - 2010 2 COMMENTS

Dr  Khoirul Anwar wakil ketua Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I-4) meraih penghargaan best paper kategori Young Scientist pada IEEE VTC 2010-Spring, Taiwan.

Paper assistant professor di Japan Advanced Institute of Science and Technolgy (JAIST) yang berjudul “Chained turbo equalization for single carrier block transmission without guard interval” telah di patenkannya di Jepang.

Achmad Adhitya Msc, Phd Student-University of Leiden, Netherlands and Netherlands Institute of Ecology (NIOO-KNAW) dalam keterangannya kepada koresponden Antara London, IEEE adalah asosiasi professional terbesar bidang elektro dan informasi. Dikatakannya konferensi yang dihadiri kurang lebih 1000 ahli telekomunikasi, Professor dan Doktor dari seluruh dunia bertujuan untuk mendorong peningkatan teknologi dan ilmu pengetahuan untuk kepentingan masyarakat luas.

Dr. Khoirul merupakan salah seorang wakil ketua di Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I-4) yang mendapatkan penghargaan best paper untuk kategori Young Scientist. Paper berjudul “Chained turbo equalization for single carrier block transmission without guard interval” yang di patenkannya di Jepang merupakan paten kedua selepas meraih gelar doctor dari Nara Institute of Science and Technology (NAIST), Jepang 2008 lalu.

Sebuah perusahaan besar di Jepang, telah membelinya awal Januari lalu, dan royalty pertama patennya ini ia berikan kepada orang tua di Indonesia, ungkapnya.

Konferensi yang bergengsi tersebut berkesimpulan bahwa saat ini para ilmuwan telekomunikasi didesak untuk segera mengembangkan teknologi telekomunikasi yang ramah lingkungan. Diantaranya adalah teknologi yang mampu mencapai Shannon limit, energi sedikit, namun kemungkinan kesalahan (error) juga sedikit. Dr. Khoirul Anwar berharap agar ke depan para ilmuwan di Indonesia lebih banyak mengambil kesempatan untuk bergabung, berkontribusi dalam konferensi-konferensi internasional serupa sehingga dapat terus mengupdate teknologi terbaru yang ramah lingkungan dan semakin murah/mudah.

Sumber: ANTARA

Sepuluh perusahaan jasa arsitektur menerima penghargaan dari BCI Asia, sebuah media utama penyedia informasi konstruksi kawasan Asia Pasifik di Jakarta.

Penghargaan BCI Asia Top 10 Awards 2010 diraih oleh Airmas Asri PT, Arkonin PT, Bias Tekno Art Kreasindo PT, Indomegah Cipta Bangun Citra PT, Megatika International PT, PDW Architects, PTI Architects, Sekawan DesignInc Arsitek PT, Tetra Desain Indonesia PT, Urbane Indonesia. Sedangkan pelaksanaan acara ini didukung oleh sponsor AKZO Nobel Decorative Indonesia, Asri Pancawarna PT (Indogress) dan TAK Products & Services Pte Ltd.

Managing Director BCI Asia, Thor Kerr, mengatakan: “kesepuluh besar perusahaan arsitektur mengubah arah pengembang ataupun pemilik proyek menuju bangunan gedung yang sesuai dengan kondisi lingkungan terkini. Mereka memberikan efisiensi proyek dan secara bersamaan mengikuti perubahan kondisi ekonomi yang berubah dengan cepat dan mengikuti preferensi konsumen. Dalam portofolio tahun ini, kita melihat sebuah pergeseran ke arah desain bangunan Green.”

Malam penghargaan secara eksklusif dihadiri oleh 180 arsitek, konsultan perencana, para profesional terkemuka dari bangunan dan pengembang properti terkemuka tanah air. Ini adalah acara penghargaan tahunan keenam BCI Asia Top 10 Awards untuk merayakan prestasi perusahaan arsitektur di Hong Kong SAR, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam.

BCI Asia Awards 2010 juga terdiri dari penyerahan penghargaan kepada para pemenang sayembaraThe FuturArc Prize 2010 dan BCI Green Design Award.

The FuturArc Prize 2010 adalah sayembara perancangan bangunan ramah lingkungan (green building) yang diluncurkan oleh Kelompok Media BCI Asia melalui sayap publikasinya: Jurnal FuturArc, bertujuan untuk mencari perancangan “bangunan hijau” yang inovatif di Asia Pasifik. Pemenang ketiga FuturArc Prize 2010 diraih oleh tim dari Bandung, terdiri dari Lim Yu Sing, Benyamin Narkan, Thoat Fauzi, Reza Prima.

Pemenang dari Indonesia lainnya adalah Azan Subhie, mahasiswa Jurusan Arsitektur Universitas Diponegoro, Semarang dan Cokorda Rai W. Tiksna dari Bali masing-masing meraih Citation Award untuk kategori mahasiswa dan profesional.

Sedangkan BCI Green Design Award adalah sayembara yang diluncurkan di tahun 2007 untuk menentukan karya arsitektur yang inovatif dan bertanggung jawab lingkungan, serta telah terancang, terbangun dan telah beroperasi di Asia, termasuk di Indonesia. Dari Indonesia, Denton Corker Marshall Jakarta – Duta Cermat Mandiri PT dengan proyek Perpustakaan Pusat Universitas Indonesia, berlokasi di Depok, Jawa Barat memenangkan Citation Awards untuk kategori Institusional.

Sumber: ANTARA

Enam mahasiswa pascasarjana Institut Pertanian Bogor meraih penghargaan Ford Foundation melalui “The Indonesian Scholarship Dissertation Award” (ISDA) atas disertasinya yang dinilai inovatif dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

“Penghargaan tersebut diberikan bagi mahasiswa pascasarjana yang disertasinya memiliki kriteria inovatif, visioner, terobosan dan berdampak kepada kesejahteraan,” kata Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Dr Ir Herry Suhardiyanto, MSc di Bogor, Rabu.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara “Apresiasi Prestasi Mahasiswa Penerima Penghargaan Ford Foundation,” Senin malam (24/5).

Selain IPB, peraih penghargaan lain berasal dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan 5 penghargaan, Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan 4 penghargaan, Universitas Indonesia (UI) 2 penghargaan, dan Institut Teknologi Surabaya (ITS), UIN Sunan Kalijaga, Universitas Airlangga, dan IAIN Sunan Ampel masing-masing satu penghargaan.

Rektor IPB lebih lanjut mengatakan riset harus berdampak nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hasil disertasi juga tidak hanya ditumpuk di rak perpustakaan, namun diwujudkan dalam paper dan publikasi jurnal.

“Komersialisasi bangku kuliah no, komersialisasi hasil riset yes. Riset pascasarjana merupakan hal penting dalam rangka IPB menuju World Class University (WCU). Dan saya kira sangat penting untuk mengikuti jejak mereka yang mendapatkan penghargaan ini,” ujar Herry.

Ia mengharapkan komersialisasi hasil riset terkait dengan pengembangan produk, teknologi atau pendekatan baru yang kemudian dirumuskan dalam bentuk perolehan paten.

“Banyak gagasan cemerlang yang dibangkitkan dari persoalan yang ada di sekitar kita. Keinginan kita menjadi WCU tidak boleh mengabaikan persoalan yang ada di sekitar kita. Dengan mempelajari dan mencoba memecahkannya membuat kita memiliki kekhasan tersendiri,” ujarnya.

IIEF (Yayasan Pendidikan Internasional Indonesia) adalah sebuah organisasi pendidikan yang bekerja sama dengan the Institute of International Education (IIE/ Institusi Pendidikan Internasional). IIE merupakan sebuah organisasi pertukaran pendidikan swasta nirlaba paling berpengalaman dan terbesar di dunia.

Melalui kerja sama ini, IIEF mengadakan berbagai jenis program beasiswa pendidikan baik di dalam dan di luar negeri, termasuk beberapa pelatihan jangka pendek serta program untuk para profesional dan akademisi yang didanai oleh lembaga sponsor internasional. Yayasan tersebut berlokasi di New York.

Program beasiswa ini diberikan khusus bagi mahasiwa program doktor untuk penyelesaian disertasi. Yayasan tersebut memberikan sejumlah dana sesuai dengan besarnya biaya disertasi yang diajukan.

Manager IIEF Fenty Agtiffantono dalam sambutan pada acara tersebut mengatakan penghargaan ini diberikan guna mendukung mahasiswa Program doktor (Phd) yang proposal penelitiannya dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi perkembangan, masa depan, kemajuan, dan kesejahtaraan masyarakat Indonesia.

Ia mengatakan, ISDA baru pertama kali diadakan di Indonesia dan pelamarnya pada tahun 2009 berjumlah 450 mahasiswa dari 40 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. “Mereka adalah mahasiswa Program doktor yang sudah mulai melakukan disertasi,” ujarnya.

Berikut mahasiswa IPB penerima penghargaan Ford Foundation dan Indonesian International Education Foundation (IIEF):

  1. Drh. Bambang Ngaji Utomo, M.Sc. (Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan)
  2. Ir. Bethsy J Pattiasina, M.Si. (Ilmu Perairan)
  3. Drs. Iwa Mara Trisawa (Entomologi)
  4. Ir. Kasutjianingati, M.Sc. (Agronomi)
  5. Rizal Alamsyah, MAppSc (Keteknikan Pertanian)
  6. Dr. Tyas Retno Wulan, M.Si. (Sosiologi Pedesaan).

(ANT/S026)

ITB Luncurkan Kendaraan Hemat Energi

Posted by rabindra On April - 27 - 2010 2 COMMENTS

Institut Teknologi Bandung (ITB) meluncurkan kendaraan hemat energi hasil karya mahasiswanya yang akan diikutsertakan dalam Shell Eco-marathon (SEM) Asia, Juli 2010 di Sepang, Malaysia.

Uji coba tiga kendaraan hemat energi itu dilakukan di seputar Campus Center ITB, Jalan Gaseha Bandung, Senin.

Ketiga kendaraan itu dirancang dan dibangun oleh tiga mahasiswa ITB untuk menjawab tantangan kompetensi yakni menempuh jarak yang ditentukan dengan konsumsi bahan bakar mininal.

Tiga kendaraan itu diberi nama Cikal, Rajawali dan Heave-Exia. Dua dari ketiganya, yakni Heave-Exia dan Rajawali akan berlaga pada kategori Futuristic Protoype, sementara Cikal akan berlaga di kategori Urban Concept SEM Asia 2010 di Sepang, Malaysia.

Team Leader Tim Cikal, Teuku Naraski Zahari, mengatakan, mobil yang dirancangny adalah konsep mobil hemat bahan bakar, aerodinamis dan ringan dengan rangka utama dari alumunium dan bodi dari carbonfober.

“Kami membuat sebuah kendaraan dengan desain bergaya modern, sesuai dengan kehidupan perkotaan saat ini yang serba praktis tapi tetap detail, katanya.

Mobil karyanya ini memiliki panjang 2,5 meter, lebar 1,2 meter dan tinggi 1,2 meter serta menggunakan bahan bakar jenis bensin beroktan 95 (gasoline 95).

Menurutnya, jika mobil rancanganya itu keluar menjadi jawara di SEM Asia 2010, bukan tidak mungkin akan diproduksi massal.

“Kalau ada yang mau modalin, kenapa ngak di produksi sevara massal. Insya Allah niat itu ada kok,” ujar Teuku Naraski, nmahasiswa jurusan Teknik Elekto ITB angkatan 2006.

Sementara itu, Tim Heave-Exia merancang kendaraan Futuristic Prototype dengan konsep kendaraan prototip 3 roda dengan satu penumpang.

Tim Leader Tim Heave-Exia, Elingselastri, mengatakan, kendaraan rancangannya itu didesain secara aerodinamis dan menggunakan struktur ringan serta berbahan bensin dengan oktan 95 (gasoline 95).

“Untuk mesinnya sendiri kita menggunakan mesin Kanzen 80 cc yang kita modifikasi dengan dimensi panjangnya 3 meter, lebar 0,8 meter dan tinggi 0,8 meter,” ujar Elingselastri.

Sedangkan Tim Rajawali membuat kendaraan dengan menggunakan mesin 35 cc dan berbahan bakar bensin dengan oktan 95.

Tim Leader Tim Rajawali, Ananta Bagas R, mengatakan, bentuk kendaraan yang ia rancang terinspirasi dari bentuk tetesan air yang aerodinamis.

“Dimensinya memiliki panjang 2,7 meter, lebar 0,75 meter dan tinggi 0,75 meter dan struktur body kendaraanya full carbon fibre serta menggunakan satu transmisi gigi,” kata Ananta.

Sumber: ANTARANews

Andi/Koko Juara Batam Terbuka 2010

Posted by rabindra On April - 25 - 2010 ADD COMMENTS

Credit: Kompas.Com

Pasangan terbaik Indonesia, Andi Ardiansyah/Koko Prasetyo berhasil tampil sebagai juara pada Turnamen Bola Voli Asia Pasifik Batam Terbuka 2010. Di babak final,  Sabtu, 24 April 2010, Andi/Koko berhasil mengalahkan wakil Iran, Assari Naeni/Rahman Raoufi 2-1 (14-21, 21-8, 15-12).

Berkat kemenangan ini Andi/Koko berhak atas hadiah sebesar US$ 3.000. Sedangkan lawannya, tim Iran memperoleh US$ 2.250.

“Di set pertama kami banyak melakukan kesalahan. Namun setelah merubah pola serangan di set kedua, kami akhirnya berhasil mengalahkan mereka,” kata Andi mengomentari kemenangan timnya tersebut.

“Kami pertama bertemu (tim Iran) di Thailand pekan lalu dan kami sudah mencermati permainan mereka. Permainan mereka berkembang pesat di sini,” kata Koko menimpali.

Di bagian putri, duet Kazakstan Irina  Tsimbalova/Tatyana Mashkova akhirnya keluar sebagai menjadi yang terbaik. Di final Irina/Tatyana mengalahkan pasangan Jepang Mutsumi Ozaki/Hiroyo Kaneda 2-0 (21-16, 21-19).

Sementara itu wakil Indonesia Ayu Cahyaningsiam/Efa Sri Susilowati  harus puas berada di peringkat ke-4. Pada perebutan tempat ketiga, pasangan pelatnas ini harus mengakui kehebatan tim Thailand 1, Julalak Radarong/Maneerat Udomchavee 16-21, 20-22.

Sumber: VIVANews

Pelajar Indonesia meraih medali emas dan perak dalam kompetisi bertajuk Internasional Environmental Project Olympiad Euroasia ke-4, yang digelar di Baku, Azerbaijan, 7-11 April 2010. Penelitian yang dilakukan pelajar Indonesia berhasil mencuri perhatian dewan juri dan menjadi terbaik dalam olimpiade penelitian proyek yang diikuti oleh 36 negara.

Medali emas diraih Amalul Auni dan Teuku Muhammad Farhan Dermawan dari SMA Fatih Bilingual Boarding School Banda Aceh. Sedangkan medali perak dipersembahkan M Khifzon Azwar dari SMA Kusuma Bangsa Palembang meraih medali perak.

Penelitian yang dilakukan Amalul Auni dan Teuku Muhammad Farhan Dermawan adalah tentang penentuan kadar timbal dan merkuri pada rambut manusia dan tanaman kangkung di tanah tsunami Provinsi Aceh .

Mereka menyampaikan penelitiannya bahwa tanah merupakan tempat yang penting untuk tempat hidupnya tumbuhan. Polusi tanah mengakibatkan tanah menjadi tidak subur dan tidak dapat dijadikan tempat hidupnya organisme.

Logam berat seperti timbal (Pb) dan merkuri (Hg) adalah polutan yang berbahaya bagi lingkungan dan kehidupan organisme. Maka, tanah harus dijaga kestabilannya dari polutan-polutan berbahaya tersebut.

Tanaman kangkung (Ipomoea reptans) dapat digunakan untuk mengurangi kadar logam berat yang terkandung di dalam tanah, sehinga tanah menjadi lebih aman.

Sedangkan penelitian M Khifzon Azwar tentang membuat biodegradable plastik dari pati singkong. Film plastic biodegradable yang telah dikondisikan dalam suhu kamar selama 2 hari, hasilnya berubah menjadi plastik bening. Polimer adalah sesuatu yang utama pada semua plastik. Umumnya plastik mempunyai rantai polimer yang panjang, yang membuatnya kuat dan fleksibel.

Pati dibagi menjadi dua komponen dasar, yaitu amylase dan amylopectin. Amylopectin merupakan polisakarida yang tersusun dari monomer alpha-glukosa. Penambahan sedikit ethanol bertujuan untuk memutuskan beberapa cabang amylopectin yang sebaliknya akan menjadi rapuh.

Gliserin merupakan variable bebas, makin banyak gliserin yang dimasukkan akan semakin fleksibel plastik yang dihasilkan dan sebaliknya. Teknologi biodegradable plastic ini adalah suatu upaya pengurangan minyak untuk membuat plastic. Indonesia sebagai negara yang kaya sumber daya alam terutama hasil pertanian, berpotensi menghasilkan berbagai bahan biopolymer yang mudah didapat.

Kedua tim yang meraih medali emas dan perak itu merupakan para juara dari Indonesia Science Project Olympiad (ISPO) 2010. ISPO sendiri telah diadakan untuk kedua kalinya di Indonesia. Dalam ISPO 2010 ada 543 proyek penelitian yang ikut berpartisipasi dengan melibatkan sebanyak 543 pelajar.

Referensi: KOMPAS.com

Di perhelatan Global Business Challenge di New York, AS, 17-20 Maret 2010, siswa-siswi Sekolah High/Scope Indonesia (SHI) yang tergabung dalam perusahaan virtual yang mereka namai Nusantara Virtual Company berhasil masuk dalam 10 besar Outstanding Booth dan Best Catalogue Virtual Enterprise pada Virtual Enterprise Trade Fair yang diikuti 144 tim dari negara-negara berbeda.

Global Business Challenge merupakan kompetisi memecahkan business case yang dikeluarkan oleh Harvard Business School, Amerika Serikat (AS). Kompetisi ini diikuti oleh siswa-siswa SMA dari berbagai negara, seperti Indonesia, Romania, dan Austria serta negara-negara bagian AS, seperti New York, Virginia, South Carolina, Tennessee, New Jersey, dan California.

“Tidak hanya belajar untuk berbisnis, tetapi juga belajar memecahkan masalah, membuat keputusan, bekerja sama dalam tim, serta mengembangkan komunikasi seluas-luasnya baik di lingkup sekolah maupun dunia internasional,” ujar Mayang Dewi Indrawati, Virtual Enterprises Coordinator SHI.

Mayang menuturkan, peserta kompetisi ini adalah tim-tim yang anggotanya merupakan gabungan dari 5-6 siswa yang berasal dari beberapa negara berbeda. Dia mengatakan, keseriusan para siswa SHI dibuktikan dengan mempersiapkan dan mengikuti kompetisi ini secara sungguh-sungguh setiap tahunnya.

“Dalam mata pelajaran virtual enterprise, misalnya, siswa berlatih dan mengalami bekerja di dunia bisnis sesungguhnya secara virtual, sehingga mampu membuat strategi mengembangkan perusahaan dan mempertajam skill problem solving mereka, membuat keputusan, dan memecahkan masalah yang terjadi di perusahaan mereka itu,” tambah Mayang.

Mayang berharap, manfaat yang diperoleh para siswa di sini sangat besar dan pelajaran serta pengalaman yang mereka dapatkan ini menjadi langkah awal keberhasilan mereka untuk menghadapi dunia kariernya di masa depan.

Sumber: KOMPAS.com

“Remarkable Indonesia” di Harrods, London

Posted by rabindra On April - 7 - 2010 ADD COMMENTS

Harrods, London (Sumber: LINK)

Harrods, adalah sebuah mall mewah yang terletak di tengah kota London. Mulai dari tanggal 8 April hingga sebulan ke depan, sederet etalase di Harrods akan diisi produk-produk unggulan dari Indonesia. Tulisan “Remarkable Indonesia” berjajar di sepanjang kaca etalase yang berisi kain batik, furnitur, perhiasan, gunungan wayang kulit, wayang golek, berpadu warna-warni ditutup pojok etalase berlatar belakang candi Borobudur.

Priatna, warga Indonesia dari Brussel yang sedang berlibur di London mengungkapkan kebanggaannya, “Berdiri di luar, melongok ke kaca etalase Harrods London kali ini, tidak hanya Duta Besar RI untuk Kerajaan Inggris merangkap Irlandia, Yuri O Thamrin yang patut berbangga, tetapi sebagai orang Indonesia yang melintas di super mall mewah Harrods-London ini pantas bangga dan berdecak. Ternyata barang dan produk Indonesia kelihatan bagus, mewah terpajang di  tempat bergengsi ini”.

Adalah Dwiki Miftah, Koordinator Fungsi Konsuler merangkap Head of Chancery KBRI London yang berjasa membawa Priatna menengok Indonesia’s Corner di Harrods-London ini.

“Menghadirkan Indonesia di super-mall Harrods yang terkenal ke seluruh penjuru dunia adalah langkah promosi terobosan mengundang pelancong melihat Indonesia dari sudut kota London. Puluhan ribu pelancong dan warga Inggris sendiri setiap hari berduyun mendatangi Harrods. Berkunjung ke London tanpa ke Harrods terasa tidak lengkap. Esensi dan peluang itu yang kita tangkap”, kata Duta Besar RI untuk Inggris dan Irlandia, Yuri O Thamrin.

Kerjasama KBRI London, Kementerian Perdagangan, Kementerian Budaya dan Pariwisata-Jakarta mengusung Indonesia masuk ke pasar Harrods adalah langkah maju yang sepatutnya juga dilakukan di banyak tempat.

Tidak hanya lewat etalase, gala dinner, tapi juga struk/bon tanda bukti pembayaran belanjaan di Harrods bertuliskan Remarkable Indonesia “Visit the Food Hall to sample Indonesian Cuisine and see Indonesia Fashion, Art, and Design, in the Exhibition Windows”, bisa menjadi kenangan indah yang istimewa dan mahal harganya.

Referensi: KOMPAS.com

POPULAR

  • Dukung Indonesia Berprestasi

    Indonesia Berprestasi
  • Indonesia Berprestasi on Facebook!

  • Indonesia Berprestasi Didukung dan Mendukung: