RI Kuasai Emas Olimpiade Matematika dan IPA Internasional Tingkat Sekolah Dasar

VIVAnews – Tim Indonesia keluar sebagai juara umum dalam olimpiade Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Internasional tingkat Sekolah Dasar yang diselenggarakan di Senggigi, Nusa Tenggara Barat.

Secara umum Indonesia meraih empat emas, lima perak perak dan enam perunggu dalam bidang Matematika dan empat emas, lima perak, delapan perunggu dalam bidang IPA. Stefano Chiesa Suryanto dari Indonesia meraih medali emas Best Exploration dalam bidang matematika. Sedangkan Valentino Sudaryo asal Kalimantan Barat meraih mendali emas Best Experiment dalam bidang IPA.

Selain tim Indonesia, emas bidang matematika juga diraih oleh Taiwan dan Singapura. Sedangkan untuk bidang IPA diraih Singapura, Thailand dan Filipina. Olimpiade ini diikuti oleh 10 negara yakni Brunei Darussalam, Cina Taipei, Filipina, Hongkong, Malaysia, Nigeria,Singapura, Srilanka, Thiland dan Indonesia dengan total peserta 171 orang.

Materi yang dilombakan berdasarkan kurikulum jenjang pendidikan sekolah dasar, buku-buku yang relevan dan sumber lainnya. Jenis tes yang diberikan untuk bidang matematika meliputi tes teori seperti jawaban singkat, uraian singkat dan essay serta eksplorasi. Sedangkan untuk bidang IPA meliputi tes teori  serta eksperimen.

Kemenangan tuan rumah dalam olimpiade kelima ini disambut baik Walikota Mataram HM Ruslan. Menurutnya siswa Indonesia umumnya merupakan siswa pilihan yang telah dilatih selama tujuh bulan. Sedangkan siswa dari Mataram sendiri berhasil menyumbangkan sejumlah mendali baik emas maupun perunggu dalam olimpiade bergengsi ini.

Pemerintah Kota Mataram mengeluarkan dana sekitar Rp 1 miliar untuk dapat menyukseskan olimpiade kali ini. Bahkan peserta dari Mataram sendiri terpaksa dilatih cepat dengan mendatangkan tim dari perguruan tinggi ternama seperti ITB,IPB dan UNRAM.

Bangga

Kemenangan tim Indonesia dalam ajang International Mathematic and Science Olimpiade (IMSO) tidak lepas dari peran serta pembina. Lima orang pembina yakni M Sholeh MPd, Ridwan Hasan Shaputra, Lukita Ambarwati, Dr Mufti P Patria dan Drs Razali Rasyid bangga dengan prestasi siswa-siswa binaan mereka.

Koordinator IMSO Elvira menegaskan keterlibatan tim pembina adalah tolak ukur keberhasilan tim Indonesia selama beberapa tahun ini. Proses penjaringan dilakukan diseluruh provinsi dengan metode cukup ketat. “Untuk IMSO tingkat sekolah dasar kami peroleh 21 orang siswa terbaik,”  katanya.

Seleksi dilakukan selama tujuh bulan dengan materi yang sesuai dengan kurikulum siswa sekolah dasar. Elvira menilai seluruh siswa Indonesia memang layak menjadi yang terbaik diajang olimpiade ini.

Ia juga menegaskan, kemenangan tim Indonesia dalam olimpiade matematika dan IPA yang diselenggarakan di Mataram bukan semata-mata karena sebagai tuan rumah. “Sewaktu olimpiade di Singapura kita juga meraih 5 emas, jadi ini bukan karena kita sebagai tuan rumah,” tandasnya.

Laporan:
Edy Gustan/Nusa Tenggara Barat

Sumber: Vivanews

2 Comments

  1. avatar
    nurhayati  /  April 29, 2009, 5:51 am Reply

    Sebagai guru ipa di sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah saya merasa bangga ternyata anak2 sd sekarang kemampuannya sudah dapat diandalkan. Selaku pembina olimpiade ipa di sekolah madrasah ibtidaiyah saya juga pingin anak saya kelak bisa berbicara ditingkat internasional.

  2. avatar
    nurhayati  /  April 29, 2009, 5:55 am Reply

    Untuk siswa2 yang sudah masuk tingkat propinsi juga diberi penghargaan meski tidak masuk dalam 3 besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Smart Detox