Bali Perlu Lembaga Pengelola Warisan Budaya

Posted by rabindra On December - 17 - 2009 ADD COMMENTS

Provinsi Bali memerlukan sebuah lembaga pengelola warisan budaya dunia (WBD), jika tiga kawasan di Provinsi Bali yang diusulkan ke Unesco disetujui, kata Dirjen Sejarah dan Purbakala Depbudpar Drs. Hari Untoro Dradjat.

1413062p

“Lembaga WBD itu nantinya untuk menjaga eksistensi tiga kawasan yang diusulkan ke Unesco itu,” katanya dalam acara sosialisasi pengelolaan WBD di Denpasar, Rabu.

Tiga kawasan yang diusulkan di Provinsi Bali itu, Daerah Aliran Singai (DAS) Pakerisan, Jatiluwih dan Taman Ayun terus dimantapkan agar dapat ditetapkan menjadi Warisan Budaya Dunia (WBD) oleh Unesco, katanya.

Dalam pemaparannya, ia mengatakan, memperjuangkan tiga kawasan Bali untuk ditetapkan menjadi WBD memang cukup panjang. Usulan itu sudah dilakukan mulai tahun 2002, saat ini usulan tersebut sudah mendapat nomor di Unesco.

Dalam prosesnya, masih banyak persyaratan yang mesti dipenuhi diantaranya kepastian lembaga pengelola jika nantinya tiga kawasan tersebut ditetapkan sebagai WBD. Unesco memang memiliki sifat kehati-hatian dalam hal ini, katanya.

Ia mengatakan, pada prinsipnya, usulan Bali mengedepankan “cultural landscape”, yaitu keberadaan subak (oraganisasi tradisional mengatur tata air irigasi) yang telah mendunia. “Usulan WBD untuk kategori ini memang cukup rumit,” katanya.

Ia menggambarkan, Unesco pernah menetapkan sebuah kawasan serupa di Filipina menjadi WBD untuk kategori ini. Pascapenetapan WBD tersebut, terjadi perubahan yang begitu cepat pada masyarakat sekitar karena meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan.

Jika tak bisa dikendalikan, kondisi ini dikhawatirkan akan membahayakan lingkungan sekitar dan merusak keseimbangan alam. “Hal ini hendaknya menjadi sebuah pelajaran berharga bagi Bali untuk komit menjaga kelestarian alam, khususnya yang nantinya ditetapkan menjadi WBD,” katanya.

Untoro punya keyakinan, masyarakat Bali dengan konsep Tri Hita Karana bisa menjaga kelestarian lingkungannya, mengingatkan, sejalan dengan meningkatnya kepentingan ekonomi, tantangan yang dihadapi dalam upaya pelestarian lingkungan akan semakin besar.

“Saya yakin, konsep Tri Hita Karana yang dimiliki masyarakat Bali bisa menangkal berbagai tantangan tersebut,” jelasnya.

Adanya kepastian dalam pengelolaan WBD diharapkan mampu meyakinkan Unesco untuk segara menetapkan tiga kawasan Bali menjadi WBD, katanya.

Sementara itu, Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika, dalam sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Kebudayaan Dr. IB Sedhawa, mengharapkan agar tahun 2010 mendatang, tiga kawasan usulan tersebut bisa ditetapkan menjadi WBD.

“Untuk itu, memang perlu adanya sebuah lembaga pengelola agar WBD tetap terjaga eksistensinya,” katanya.

WBD hendaknya dikelola oleh sebuah lembaga independan yang sifatnya komplementer, terdiri atas kalangan akedemisi, bendesa, LSM komponen swasta.

Selain melakukan konservasi, lembaga pengelola ini nantinya juga dapat melakukan pendidikan dan pembinaan kepada masyarakat untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan sekitar WBD. Sebab bagaimanapun, tantangan yang menyertai penetapan WBD akan semakin berat sejalan meningkatnya kepentingan ekonomi.

Sumber: Kompas.Com

Penghargaan Pita Prada untuk Seniman Lukis Tradisional Bali

Posted by sucilestarini On December - 11 - 2009 ADD COMMENTS

Panitia “biennale” pertama seni lukis tradisional Bali “Pita Prada” akan memberi penghargaan kepada empat pelukis yang memiliki prestasi dan reputasi tinggi dalam kancah perkembangan seni rupa di Bali. Seleksi oleh tim juri meliputi berbagai aspek, antara lain adalah dilihat dari sisi apakah karya seni yang dihasilkan mampu memberikan motivasi dan inspirasi bagi seniman lain untuk menghasilkan karya serupa.

kamasan

Salah Satu Lukisan Tradisional Bali (Sumber: link)

Tim juri yang beranggotakan tujuh orang akan melakukan penilaian terhadap 180 lukisan tradisional Bali yang dipamerkan secara serentak pada tiga museum perkampungan seniman Ubud. Empat seniman yang lolos seleksi secara ketat itu, selain mendapat piagam penghargaan juga berupa uang tunai. Penyerahan penghargaan sendiri akan dilakukan di sela-sela berlangsungnya pameran, yakni sejak 11 Desember 2009 hingga 1 Januari 2010.

Pande Suteja Neka, yang juga pemilik Museum Neka Ubud menilai, seni lukis tradisional hingga kini masih tetap ditekuni oleh seniman di berbagai tempat Pulau Dewata. Dalam perkembangan seni lukis tradisional itu muncul marshab Sanur, Nagasepha, mewakili corak lukisan Bali Utara. Selain itu marshab Kamasan, Kabupaten Klungkung, marshab Batuan, Ubud (Kabupaten Gianyar) dan marshab Kapal (Kabupaten Badung).

Dalam perkembangannya, marshab Ubud membagi diri dalam beberapa submarshab, antara lain submarshab Kutuh, Keliki, Taman, Tebesaya, Padang Tegal, Pengosekan dan Penestan yang melahirkan aliran besar Young Artist. Perkembangan seni lukis tradisional Bali itu mampu melakhirkan seniman-seniman muda yang berbakat untuk mewarisi dan meneruskan kesinambungan seni di atas kanvas di Pulau Dewata, ujar Pande Suteja Neka.

Referensi: ANTARANews

Bali, Favorit Selebritis Dunia

Posted by indonesiaberprestasi On September - 14 - 2009 ADD COMMENTS

nusa dua 1

Sumber Gambar: link

Libur hari raya lebaran sebentar lagi. Mungkin banyak di antara kita yang akan berlibur dengan keluarga ke objek-objek wisata yang ada, baik di dalam negeri atau bahkan ke luar negeri. Kali ini, akan dibahas tentang suatu objek wisata yang dapat dikatakan sebagai yang paling terkenal di Indonesia: BALI.

Tidak hanya wisatawan Indonesia, wisatawan internasional juga berhasil dipikat Bali untuk datang menikmati keindahan alam pulau seribu pura ini. Bahkan banyak yang menganggap Bali merupakan surga dunia karena begitu banyak kenikmatan yang didapatkan. Dan, wisatawan mancanegara yang datang ke Bali bukanlah wisatawan yang dapat dipandang sebelah mata, banyak di antara mereka merupakan selebritis terkenal yang sudah berkeliling dunia. Dengan dipilihnya Bali oleh mereka, pastilah pulau ini merupakan pulau istimewa dengan keunikan yang tidak dimiliki tempat lain di dunia ini.

Tak heran jika banyak yang memimpikan untuk pergi ke Bali, tak terkecuali sejumlah selebritis dunia. Yang terbaru, pada Oktober mendatang Julia Robert akan mengadakan syuting film terbarunya berjudul Eat, Pray, and Love. Film ini menceritakan seorang perempuan yang ingin menikmati kehidupannya baik secara lahir maupun batin.

Nama Bali yang sudah kesohor di pelosok dunia ini ternyata juga pernah digunakan sejumlah selebriti dunia untuk melangsungkan pesta perkawinan. Tengok saja pada 2008, aktor Tony Leung yang menikahi kekasihnya Carina Lau Ka Ling, juga di Bali. Namun ada juga tujuan datang ke Bali hanya untuk berlibur bersama keluarga dan secara sengaja datang dengan melakukan sejumlah penyamaran termasuk penggunaan nama saat booking lokasi.

Tak hanya deretan artis kenamaan dunia, pemain sepak bola dunia pun juga pernah mampir ke Bali hanya untuk berlibur dan menikmati Bali secara utuh. Pada 2008, kiper klub Liga Inggris Manchester United Van De Saar terlihat menggandeng anak dan istrinya masuk ke Waterboom, Kuta. Tak ada yang mengenali jika yang sedang ikut mengantri tiket adalah kiper dunia. Sampai akhirnya ada seorang wartawan olahraga media lokal yang tak sengaja mengenali. Namun saat akan diwawancara, dia menolak dengan alasan dia datang untuk liburan bersama keluarga.

Atau David Beckham yang datang dengan keluarganya kemudian memilih lokasi vila di Amankila, Karangasem. Atau Zinedine Zidane yang usai melakukan syuting di Jakarta beberapa waktu lalu kemudian menyempatkan diri ke Bali . Cristiano Ronaldo yang pernah syuting untuk iklan salah satu minuman berenergi.

Pemain AC Milan Clarence Seedorf yang sempat ditemui di hotel tempatnya menginap untuk berbagi cerita pengalamannya selama di Bali. Dia mengaku senang karena masyarakat Bali begitu ramah terhadap tamu. Dan beberapa artis dunia lainnya yang jumlahnya sudah sangat banyak.

Menurut Public Relation Manager Four Season Resorts Bali, Prhativi Diah membenarkan bahwa memang sejumlah selebritis dunia pernah menginap di hotel tempatnya bekerja. Hanya saja pihak hotel juga tidak bisa memberi tahu ke media karena rata-rata mereka tidak mau diganggu. Bahkan dua bulan lalu ada informasi jika Megadeath sempat bertandang ke Bali dan menginap di salah satu hotel di Nusa Dua. Dia akan terbuka apabila sebelumnya memang sudah diblow up di media seperti ketika Christina Aguilera baru menikah dan sedang berlibur ke Bali . Atau memang dari artisnya sendiri yang tak keberatan jika namanya diketahui publik.

Hal senada juga diungkapkan Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali , Perry Markus. Pihaknya mengaku tak pernah memiliki data tentang artis dunia yang datang da berlibur ke Bali karena mereka biasanya langsung ditangani oleh panitia pelaksana yang ditunjuk. Seperti yang terjadi ketika pesulap dunia David Copperfield yang ternyata pernah datang ke Bali namun tak seorang pun yang tahu. Setelah di artis pergi baru informasi itu muncul.

Hal ini didukung oleh tipe masyarakat Bali sendiri yang sangat menghargai tamu siapapun orangnya apakah artis dunia maupun Indonesia dan tak pernah membedakan dalam memberikan pelayanan. Perry menguraikan bahwa tipe masyarakat Bali bukan seperti daerah lain yang mendatangi kemudian nongkrong di hotel tempat si artis menginap dengan berbondong-bondong hanya untuk minta tandatangan atau foto bersama bahkan sekadar untuk melihat si artis saja.

Laporan : Wima Saraswati l Bali

Sumber: VIVAnews

Bali Tuan Rumah Festival Film Internasional

Posted by indonesiaberprestasi On September - 10 - 2009 ADD COMMENTS

Bali akan dipercaya sebagai tuan rumah festival film bertaraf internasional yang melibatkan ratusan negara di belahan dunia.

“Sebenarnya Indonesia yang ditunjuk sebagai tuan rumah, namun Menteri Kebudayaan dan Pariwisata mempercayakan pelaksanaannya di Bali,” kata Kasubdis Kesenian dan Film Dinas Kebudayaan Propinsi Bali I Made Santha di Denpasar Rabu. Ia mengatakan, kegiatan bertaraf internasional itu baru akan berlangsung tahun 2012, atau 3,5 tahun lagi.

Meskipun waktunya masih cukup lama, Bali yang mendapat kepercayaan itu harus mempersiapkan diri dengan baik.  Made Santha menjelaskan, persiapan tersebut menyangkut berbagai aspek, terutama menumbuhkan industri kreatif produksi film di kalangan masyarakat maupun produsen film. Upaya tersebut akan mulai dirintis tahun 2010, meskipun tahap awal berupa pembuatan film dokumenter. ”Film garapan produsen lokal itu diharapkan bisa diikutsertakan dalam festival film internasional yang akan berlangsung di Bali,” harap Made Santha.

Bali sebagai daerah tujuan wisata yang memiliki keunikan seni budaya serta panorama alam yang indah secara tidak langsung sangat mendukung proses pembuatan sebuah film. Film yang diberi judul “Est Pray Leve” (Makan doa cinta) misalnya yang melibatkan sejumlah bintang film Hollywood, rencananya mengambil lokasi pembuatan di Jimbaran, Sanur, Candidasa dan perkampungan seniman ubud, Bali. Film yang diproduksi “Elizabeth Gilbert” antara lain melibatkan bintang film Hollywood Julia Robert. Sejumlah artis lokal di Bali akan diikutsertakan dalam menyukseskan pembuatan film yang nantinya ditayangkan di berbagai negara dan ditonton masyarakat dunia, ujar Made Santha.

Sumber: ANTARA

Tari Pendet

Posted by indonesiaberprestasi On August - 24 - 2009 ADD COMMENTS

By: Suci Lestarini N & Sindayu Annisa M.

Yow, bulan puasa itu bulannya kita berlatih menahan emosi! Tapi, melihat berita-berita di tivi yang sedikit demi sedikit mendidihkan hati, daripada akhirnya muntab gak jelas dan misuh-misuh (yang bikin kita malah tambah laperrr :P ) mendingan cari media lain peluapan emosi, wekekeke.

Dan, menemani keisengan saya di sore ini, akhirnya saya memutuskan untuk sedikit menulis mengenai tari pendet dengan dibantu pula oleh sepupu saya. Here we go, sok saja dibaca. Maaf cuman sedikit ;)

Pemujaan Dewa-Dewi

tari-pendet

Semua orang yang pernah menginjakkan kakinya di Bali, pasti pernah mendengar nama tari Pendet. Tarian daerah Indonesia yang memang berasal dari Bali ini pada awalnya merupakan tarian pemujaan yang banyak diperagakan di pura. Tari yang diciptakan pada tahun lima puluhan ini menggambarkan penyambutan atas turunnya dewa-dewi ke alam marcapada. Tari yang memiliki pola gerak yang dinamis ini biasanya dibawakan secara berkelompok atau berpasangan dan ditampilkan setelah tari Rejang di halama pura, menghadap ke arah suci (pelinggih) dengan mengenakan pakaian upacara dan masing-masing penari membawa sangku, kendi, cawan, serta perlengkapan sesajen lainnya.

Transformasi

Oleh karena gerakannya yang indah nan ciamik, tari yang awalnya diciptakan oleh dua seniman kelahiran Desa Sumertha Denpasar, yakni I Wayan Rindi dan Ni Ketut Reneng ini menggugah hati sang presiden pertama republik Indonesia untuk ditampilkan dalam Asian Games di Jakarta pada tahun 1965. Tari yang sudah mengalami beberapa kali aransemen dan diperagakan pertama kali oleh Ni Ketut Reneng ini lambat laun berubah fungsi menjadi tari selamat datang, untuk menyambut para turis yang berdatangan ke pulau dewata. Meskipun demikian, tari Pendet ini masih mengandung anasir yang sakral religius.

Begitulah kiranya sejarah singkat mengenai Tari Pendet. Tarian asli dari Indonesia :)

Sungguh berharap melihat tarian yang indah dan cantik ini bisa muncul di media-media promosi Visit Indonesia di tahun-tahun mendatang. Kalau bisa juga langsung melihat tarian ini di daerah asalnya, hehe, pasti lebih keren euy!

Sumber:

http://www.republika.co.id/koran/14/71161/Cermin_Besar_Tari_Pendet

http://cintaindonesiamagazine.blogspot.com/2006/05/cermin-budaya_16.html

Bali Pulau Terbaik Dunia 2009

Posted by indonesiaberprestasi On July - 25 - 2009 1 COMMENT

bali

Sumber: link

Majalah Pariwisata Internasional Travel dan Leisure menobatkan Bali sebagai pulau terbaik di dunia tahun 2009, mengalahkan pulau-pulau terkenal lain termasuk Kepulauan Galapagos.

Menurut Ketua Badan Pariwisata Bali (BTB) Ngurah Wijaya di Renon RAbu mengatakan, penghargaan itu merupakan titik balik bagi pariwisata Bali ditengah pemberlakuan travel warning atau larangan berkunjung oleh Amerika dan Australia pasca-serangan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton Jakarta 17 Juli lalu.

“Travel dan Leisure menobatkan Bali sebagai pulau terbaik dunia setelah menyisihkan pulau-pulau lainnya di dunia termasuk Kepulauan Galapagos,” paparnya.

Dia menambahkan, tahun lalu Bali kalah dengan Galapagos, namun pada tahun ini Bali mampu melampaui pulau tersebut dengan mengumpulkan poin mencapai 87.41, sementara Galapagos hanya mengumpulkan 86,80 poin.

Lebih jauh dia mengungkapkan, larangan berkunjung oleh luar negeri sudah ada sejak dulu, namun baginya hal itu tidak menghambat Bali meraih penghargaan internasional.
“Ini patut kita syukuri dan apresiasi, karena sekaligus mempromosikan Bali sebagai kawasan wisata yang masih layak di mata dunia,” ujarnya.

Dia juga menyatakan, hingga kini belum ada pembatalan kujungan wisatawan mancanegara ke Bali terkait adanya ledakan bom di Jakarta. “Saya belum menerima laporan tentang pembatalan kunjungan itu, ” tandasnya optimis.

Demikian halnya dengan wisatawan yang tengah berlibur di Pulau Dewata, dia mengaku tidak ada eksodus besar-besaran seperti yang disampaikan beberapa kalangan.

“Sampai sekarang wisatawan asing masih meilih menghabiskan liburannya di Bali, tidak ada eksodus akibat ledakan bom Jakarta,” kilahnya.

Tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali dikatakan masih stabil, dan mencapai rata-rata 6000 orang perhari. “Saya meminta aparat meningkatkan sistim pengamanan supaya kondisi seperti saat ini bisa bertahan,” imbuhnya.

Sumber: ANTARA

Indonesia Juara Umum Asian Beach Games 2008

Posted by indonesiaberprestasi On December - 28 - 2008 ADD COMMENTS

Juli 2008

Vivanews – Indonesia memastikan diri sebagai juara umum Asian Beach Games (ABG) setelah memperoleh 22 medali emas, 8 perak, dan 18 perunggu. Posisi kedua ditempati Thailand dengan 9 emas, 15 perak, dan 10 perunggu.

Sampai dengan Sabtu, 25 Oktober 2008 ini dari 45 peserta ABG, sebanyak 25 negara telah memperoleh medali. Emas ke 22 Indonesia dipersembahkan Oka Sulaksana dari cabang selancar angin (windsurfing).

Indonesia berharap perolehan emas ini masih dapat bertambah dari cabang voli pantai putra dari tim Indonesia 1, Andi Ardiyansyah/Koko Prasetyo Darkuncoro yang memastikan diri masuk final menghadapi tim Kazakstan 1. Pertandingan ini akan berlangsung di hari terakhir, Minggu, 26 Oktober 2008 siang.

Menurut Ketua Umum KONI/KOI Rita Subowo, ini sebagai pembuktian bahwa atlet Indonesia cukup berprestasi. Persiapan untuk ABG II yang akan berlangsung di Muscat, Oman di tahun 2010 mendatang, atlet Indonesia akan kembali digembleng dengan terus berlatih. “Kita mendapat bantuan dari beberapa organisasi internasional untuk berlatih di luar negeri. Ini juga sekaligus menambah pengalaman bagi atlet kita,” jelas Rita.

Mengenai beberapa cabang olahraga yang tak dipertandingkan di ABG, Muscat , Rita akan mencoba untuk bekerja sama dengan Oman agar cabang olahraga tak jauh berbeda dengan pelaksanaan ABG di Bali.

Meskipun belum dikeluarkan secara resmi, namun Rita mengaku telah menerima ucapan selamat keluar sebagai juara umum. “Saya telah banyak menerima ucapan selamat dari beberapa negara. Apalagi besok pertandingan terakhir dan Thailand yang berada di posisi kedua sangat sulit untuk mengejar perolehan medali kita,” urainya.

Disinggung soal beban yang akan dihadapi dua tahun mendatang, Rita optimis prestasi ini akan tetap bertahan. Atlet Indonesia diminta konsistensinya untuk tak jago kandang. (wima saraswati)

Sumber: VIVAnews

Bali Kembali Raih Penghargaan Pulau Wisata Terbaik

Posted by indonesiaberprestasi On December - 22 - 2008 ADD COMMENTS

Awal 2008

Denpasar (ANTARA News) – Bali kembali meraih penghargaan terbaik dalam bidang pariwisata “The Best Exotic Destination” dari majalah “Luxury Travel Magazine” London, Inggris.

“Para pembaca majalah pariwisata yang tersebar pada 27 negara itu menetapkan pilihannya Bali sebagai pulau wisata terbaik,” kata Kepala Dinas Pariwisata Propinsi Bali Drs I Gde Nurjaya di Denpasar, Kamis.

Ia mengatakan penghargaan bidang pariwisata tersebut sudah diserahkan kepada Kedutaan Besar RI (KBRI) di Inggris.

“Kita tinggal koordinasi dengan KBRI kapan penghargaan tersebut dikirim ke Bali,” ujar Nurjaya yang baru menerima informasi prestasi yang diraih Bali di tingkat internasional.

Ia berharap penghargaan yang diterima itu mampu meningkatkan citra pariwisata Pulau Dewata dan masyarakat dunia tetap menjadikan Bali sebagai daerah tujuan wisata yang aman dan nyaman.

Untuk itu masyarakat Bali, komponen pariwisata dan semua pihak dituntut mampu berperanserta menjaga dan melestarikan wilayah ini, sehingga Pulau Dewata tetap menjadi idaman bagi wisatawan dunia.

Bali sebelumnya dalam tahun 2007 menerima tiga jenis penghargaan serupa dari dua majalah besar di Asia dan satu lagi dari sebuah majalah terkemuka di Amerika Serikat.

Sedangkan tahun 2006 tercatat 4,7 juta pembaca majalah TIME yang terbit di Amerika Serikat menetapkan pilihannya Bali sebagai pulau wisata terbaik di dunia.

Demikian pula Travel Leisure di Amerika Serikat juga pernah menetapkan Bali sebagai pulau wisata terbaik di belahan dunia yang layak dikunjungi masyarakat internasional.

Pemilihan pulau wisata terbaik lewat pembaca majalah TIME dilakukan secara berkesinambungan setiap tahun.

Bali sudah tiga kali ditetapkan oleh pembaca majalah TIME sebagai pulau wisata terbaik di dunia, sebelumnya tahun 2005 juga ditetapkan sebagai pulau wisata terbaik, mengungguli pulau wisata lainnya di dunia.

Pulau Dewata yang pada tahun 2007 menerima kunjungan 1,6 juta wisman itu pernah diperkenalkan ke dunia barat oleh Miguel Covarrubias, seorang penulis, pelukis dan antropolog warga negara Meksiko, lewat bukunya berjudul “Island of Bali” tahun 1970 atau 78 tahun yang silam, berhasil menyisihkan sejumlah pulau wisata lainnya di belahan dunia.(*)

Sumber: ANTARA

Mozaic Restaurant di Bali Raih Penghargaan Miele Guide International

Posted by indonesiaberprestasi On December - 18 - 2008 ADD COMMENTS

Odilia Winneke – detikFood

Jakarta – Restoran Mozaic yang sukses memadukan unsur lokal dan global di Ubud, Bali ini telah menunjukkan dedikasinya di bidang kuliner. Sebuah penghargaan bergengsi taraf internasional diterima minggu lalu. Sebuah gala dinner pun menjadi pelengkap kesuksesan itu!

Mozaic Restaurant gastronomic yang berlokasi di  Jalan Raya Sanggingan Ubud Bali sudah lama menjadi buah bibir pencinta kuliner tanah air dan mancanegara. Restoran yang dikelola oleh Chris Salan yang juga menjadi sang Executive Chefnya menawarkan hidangan Modern International Balinese Cuisine. Sebuah fusion food yang berhasil ditampilkan dengan sempurna oleh Chris Salan.

Mozaic juga merupakan restoran pertama di kawasan Asia Tenggara yang menjadi anggota Traditions et Qualité – Les Grandes Tables du Monde (The Grand Tables of the World). Sejajar dengan Lucas Carton (Alain Senderens), Le Louis XV dan Plaza Athénée (Alain Ducasse), Guy Savoy (Guy Savoy) serta The French Laundry (Thomas A Keller).

Malam penganugerahan 20 Restaurant terbaik di kawasan Asia yang diselenggarakan oleh Miele Guide melalui acara makan malam bagi 350 tamu-tamu penting di bidang kuliner Asia ini diadakan di hotel Grand Hyatt Singapore.

Chef Salans mewakili Restaurant Mozaic diundang sebagai chef tamu yang pada malam tersebut menyajikan hidangan-hidangan kreatif secara istimewa. Turut serta mengambil bagian sebagai chef tamu adalah Chef Li Shu Tim yang mewakili Harbor Road dari Grand Hyatt Hongkong  serta Chef Sufian Zain dari Restaurant Iggy di Singapore.

“Merupakan suatu kebanggaan bagi Restaurant Mozaic yang telah terpilih sebagai restaurant nomor 5 terbaik di Asia setelah  Restaurant Iggy’s, Restaurant Robuchon, Restaurant Les Amis dan Restaurant Gunther’s,” demikian tutur pemilik sekaligus chef Restaurant Mozaic, Chris Salans.

Ditambahkannya: “Team kami di Bali tentunya sangat gembira menyaksikan hasil kerja keras selama ini dikenali melalui sebuah buku panduan yang diterbitkan secara luas, bebas dari periklanan dan merupakan wadah untuk menyatakan pilihan bagi kaum awam dan professional. Di sisi lain, secara  pribadi hal ini merupakan suatu penghargaan bagi saya untuk dapat mempromosikan Indonesia dengan menetapkan Bali dalam peta percaturan gastronomi dunia.”

Dalam menentukan penilaian terhadap 20 restaurant terbaik di Asia, Miele Guide mengadakan 4 putaran seleksi ketat yang dinilai oleh 84 orang yang tergabung dalam pengamat restauran ternama dan penulis makanan yang berasal dari 16 negara di Asia.

Kemudian, lebih dari 15,000 orang pemilih yang telah terdaftar dari 40 negara melakukan pemilihan setelah lewat waktu 10 minggu dan menghasilkan 75,000 suara yang menyatakan pilihannya akan restaurant terbaik di Asia melalui pemungutan suara secara online.

Dalam tahun 2008 ini, 16 restaurant di kawasan negara-negara  Asia yang telah dinilai adalah: Brunei, Cambodia, China (termasuk Hongkong dan Macau), India, Indonesia, Jepang, Korea, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Sri Lanka, Taiwan, Thailand dan Vietnam.

Hasil penilaian tim penilai memilih 20 restoran Asia terbaik kemudian di terbitkan menjadi The Miele Guide 2008/2009- Your Guide to Asia’s Finest Restaurant. Saat ini buku tersebut tersedia dengan harga US$15 dan dapat diperoleh di toko-toko buku besar di seluruh Asia dan Australia. ( dev / Odi )

Sumber: detikFood

Promosi Pariwisata Indonesia, Yuk!

Promosi Pariwisata Indonesia, Yuk!

Berbicara tentang Indonesia, kita juga bisa berbicara yang indah-indah. Bukan maksud hati untuk mengesampingkan segala hal... 
Saat Ini Warga Miskin di Jatim Gratis Berobat

Saat Ini Warga Miskin di Jatim Gratis Berobat

Meski surat keterangan tidak mampu (SKTM) tidak diberlakukan lagi, ada kabar gembira bagi warga miskin di Jatim. Sejak 1... 
Kendal Miliki Open Source Sendiri

Kendal Miliki Open Source Sendiri

Meski bukan kota besar, Kendal berani untuk mandiri dalam hal penggunaan software komputer. Bahkan kota kecil di Jawa Tengah... 
Yogyakarta Pusat Seni Rupa Asia Tenggara

Yogyakarta Pusat Seni Rupa Asia Tenggara

Bersama Kota Manila di Filipina, Yogyakarta saat ini menjadi pusat seni rupa di Asia Tenggara. Dalam level yang berbeda,... 
Enter the video embed code here. Remember to change the size to 310 x 250 in the embed code.

TAG CLOUD

POPULAR

  • Dukung Indonesia Berprestasi

    Indonesia Berprestasi

  • Gabung Jadi Volunteer/Kontributor di Milis Kami!

  • Indonesia Berprestasi on Facebook!

  • Follow us on Twitter!

  • Dukung Internet Sehat

    Internet Sehat
  • Categories

  • Indonesia Berprestasi Didukung dan Mendukung: